TAG
BPBD Sumsel
-
BPBD Sumsel mencatat, hingga 22 Juli 2025, terjadi 54 kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan luas lahan terbakar mencapai 43,08 hektare.
Jumat, 25 Juli 2025
-
Berdasarkan data Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), tercatat hingga 24 Juli 2025 ada 1.104 titik hotspot di Sumsel.
Kamis, 24 Juli 2025
-
BPBD Sumsel mencatat jumlah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hingga 22 Juli 2025 sebanyak 54 kali kejadian.
Kamis, 24 Juli 2025
-
Pemantauan terhadap wilayah-wilayah rawan juga dilakukan monitoring secara harian oleh BPBD di daerah.
Rabu, 16 Juli 2025
-
operasi OMC difokuskan di daerah gambut yang memiliki potensi besar menimbulkan kabut asap jika terbakar, terutama di Kabupaten OKI
Selasa, 15 Juli 2025
-
Menurutnya, untuk Musi Rawas terdapat 2.520 KK terdampak banjir yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah tersebut.
Selasa, 11 Maret 2025
-
Daerah-daerah itu merupakan wilayah langganan bencana, yang selalu terjadi setiap tahunnya.
Jumat, 17 Januari 2025
-
Menurutnya, perpanjangan kontrak operasional helikopter itu dilakukan per 100 jam dengan waktu maksimal 300 jam terbang.
Rabu, 20 November 2024
-
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Muara Enim, Sumatera Selatan sudah berhari-hari terus dilakukan.
Jumat, 25 Oktober 2024
-
Sebanyak 14 kali water bombing atau 56 ribu liter air ditumpahkan di titik Karhutla. Kondisinya masih berasap.
Jumat, 13 September 2024
-
Sudah lima hari kebakaran hutan dan lahat (Karhutla) gambut di Lempuing Jaya, OKI belum juga padam.
Jumat, 16 Agustus 2024
-
Tiga kabupaten di Sumatera Selatan (Sumsel) terdampak banjir, yaitu Muara Enim, OKU Selatan dan OKU.
Kamis, 23 Mei 2024
-
Penyebab bencana alam di Sumsel yakni banjir karena siklus banjir lima tahunan diperparah curah hujan tinggi dan saluran tersumbat.
Sabtu, 27 Januari 2024
-
Kepala BPBD Sumsel, Iqbal mengungkap banjir yang masih terjadi di Muratara Sumatera Selatan hingga kini dipicu curah hujan yang tinggi.
Sabtu, 13 Januari 2024
-
BPBD Sumsel menyiapkan psikolog tim penyuluh untuk menyembuhkan trauma warga yang terkena bencana banjir di Muratara.
Jumat, 12 Januari 2024
-
Melihat masih adanya potensi awan hujan, Pemprov Sumsel kembali memperpanjang teknologi modifikasi cuaca (TMC).
Jumat, 6 Oktober 2023
-
BPBD Sumsel mengungkap penyebab Palembang banjir bukan hanya karena curah hujan tinggi melainkan juga sedimentasi anak sungai.
Jumat, 9 Desember 2022
-
sebanyak 9.000 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan instansi lainnya disiapkan antisipasi kebakaran hutan dan lahan di Sumsel
Rabu, 14 April 2021
-
Memasuki musim penghujan warga Kota Lubuklinggau diminta untuk selalu waspada terjadinya banjir air bah, angin puting beliung dan tanah longsor.
Senin, 9 November 2020
-
Saat ini BPBD Sumsel mulai memetakan daerah di Sumsel yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor
Selasa, 13 Oktober 2020
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved