TOPIK
Karhutla Sumsel
-
Petugas berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas 5 hektare di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Kamis (21/8/2025).
-
Menurutnya, ada lima daerah di Sumsel yang luasan Karhutlanya mencapai ratusan hektare.
-
Selama bulan Agustus 2025 telah terjadi empat kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten PALI.
-
Kalau sebelumnya yang masuk zona merah Karhutla Ogan Ilir dan Musi Banyuasin, kini bertambah Muara Enim.
-
BPBD Sumsel kembali mendapat bantuan helikopter water booming dari BNPB untuk penanggulangan karhutla.
-
Lalu di OKU Timur, Palembang, Empat Lawang, dan Prabumulih masing-masing 2 kejadian. Lahat, Lubuklinggau, dan Muratara 1 kejadian.
-
Hingga memasuki awal semester II atau bulan Agustus tahun 2025, tercatat 6 hektar lahan di OKI telah dilalap si jago merah.
-
Pada kesempatan itu, Pangdam menekankan agar pengecekan peralatan harus dilakukan secara terus menerus, agar kapanpun dibutuhkan siap digunakan.
-
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kebakaran terjadi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan.
-
Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ada dua titik api terpantau di Ogan Ilir pada Sabtu (9/8/2025) siang.
-
Pada 1 Agustus jumlah hotspot terdeteksi hanya 8 titik, hari berikutnya 5 titik, 2 titik, 0 titik, 7 titik, 7 titik, dan 13 titik.
-
Dalam amanatnya, Bupati Abusama menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif dan kesiapsiagaan semua pihak dalam menghadapi potensi bencana.
-
Informasi yang dihimpun, 16 kecamatan yang ada di Ogan Ilir semuanya diguyur hujan, termasuk daerah rawan kebakaran lahan.
-
Kondisi itu diperparah oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuka lahan dengan cara dibakar.
-
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba mencatat, sejak turunnya hujan, tidak ada lagi titik panas (hotspot) yang terdeteksi di Kabupaten Muba
-
Titik api terpantau tepatnya di Desa Ulak Petangisan, Kecamatan Pemulutan Barat.
-
Kemarau yang saat ini terjadi di Kabupaten Lahat, rawan akan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
-
Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui Sumatera Selatan. Pada Rabu (30/7/2025)
-
Diketahui lokasi kebakaran yang berdekatan dengan ruas tol Kayuagung-Palembang ini sempat menimbulkan kekhawatiran.
-
Kebakaran lahan kembali melanda wilayah Ogan Ilir, Sumsel. 3 titik sekaligus dilanda kebakaran yakni Desa Pulau Semambu dan Desa Sungai Rambutan.
-
Akan tetapi pemilik kebun kopi yang terbakar kehilangan tanaman kopi miliknya dan tanaman lainnya dengan perkiraan kerugian hingga Rp 75 juta.
-
Adapun luasan lahan terbakar di Desa Mangasang mencapai 70 Hektare (ha). Kebakaran tersebut terjadi di tanah gambut dengan vegetasi semak belukar.
-
Kehadirannya sekaligus meninjau kesiapsiagaan peralatan, perlengkapan, dan personel untuk menghadapi karhutla.
-
Kebakaran lahan terjadi di Desa Kembahang Lama, Kecamatan Talang Padang, Empat Lawang, Sumsel Senin (29/7/2025) kemarin.
-
Iptu Hendi Yusrian mengingat dalam beberapa hari terakhir cuaca dinilai sangat panas dan berpotensi terjadinya karhutlah.
-
Informasi dari BPBD Ogan Ilir, hal ini seiring dengan menurunnya curah hujan di wilayah Ogan Ilir dan sekitarnya.
-
Meski kebakaran telah tertanggulangi, namun petugas kepolisian terus berjaga di lokasi guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan.
-
Titik hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).
-
BPBD Sumsel mencatat, hingga 22 Juli 2025, terjadi 54 kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan luas lahan terbakar mencapai 43,08 hektare.
-
Berdasarkan data Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), tercatat hingga 24 Juli 2025 ada 1.104 titik hotspot di Sumsel.
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved