Karhutla Sumsel

Karhutla Masih Mengintai, Sumsel Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari BNPB

BNPB memberikan tambahan satu unit helikopter water bombing untuk penanganan Karhutla di Sumatera Selatan (Sumsel). 

Dokumentasi Pemprov Sumsel
HELIKOPTER WATER BOMBING -- Helikopter EX-08033/Mi8 MTV-1 diperiksa dan dilakukan verifikasi sebelum dioperasionalkan oleh tim PPK BNPB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan tambahan satu unit helikopter water bombing untuk penanganan Karhutla Sumsel. 

Ringkasan : 

  • Sumsel kembali mendapat bantuan satu helikopter water bombing untuk penanganan Karhutla
  • Meski hujan sudah turun, namun potensi Karhutla di Sumsel masih terjadi 
  • Helikopter bantuan yang baru datang sudah diperbantukan di wilayah OKI

 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan tambahan satu unit helikopter water bombing untuk penanganan Karhutla di Sumatera Selatan (Sumsel). 

Karhutla adalah singkatan dari kebakaran hutan dan lahan. Yakni terbakarnya area hutan atau lahan, baik secara alami (misalnya karena cuaca ekstrem dan kekeringan) maupun akibat ulah manusia (seperti pembukaan lahan dengan cara dibakar).

Meski hujan sudah turun, namun potensi Karhutla di Sumsel masih terjadi di beberapa wilayah. 

Dengan adanya satu unit tambahan, kini Sumsel memiliki lima helikopter water bombing dan dua unit helikopter untuk patroli udara yang disiagakan.

"Sumsel dapat tambahan satu unit helikopter water bombing dari BNPB untuk penanganan bencana Karhutla di Sumsel," kata Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Jumat (10/10/2025).

Baca juga: Kebakaran Lahan Dekat Tol Indralaya-Prabumulih, Satgas Karhutla Bergerak Cepat

Baca juga: Karhutla di Muba Hanguskan 5 Hektare Lahan, Petugas Lakukan 32 Kali Water Bombing untuk Jinakkan Api

Menurutnya, Helikopter EX-08033/Mi8 MTV-1 telah diperiksa kelengkapan dokumennya dan dilakukan verifikasi sebelum dioperasionalkan oleh tim PPK BNPB.

Usai pemeriksaan dinyatakan baik dan lengkap pada Rabu (8/10/2025), helikopter langsung melakukan pemadaman di wilayah Karhutla pada Kamis (9/10/2025).

"Helikopter yang baru diperbantukan juga telah melakukan pemadaman dengan delapan kali water bombing atau 32 ribu liter air di Pangkalan Lampam, OKI. Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 3 hektare," katanya.

Sudirman menyebut, tambahan helikopter ini untuk memperkuat kemampuan penanganan bencana asap akibat karhutla di Sumsel.

Meski hujan sudah turun, namun potensi Karhutla di Sumsel masih terjadi di beberapa wilayah.

"Intinya kita hanya menerima helikopter dari BNPB, karena bantuan itu dari mereka. Kemudian, hujan juga belum merata di Sumsel dan masih berpotensi terjadi karhutla. Lebih baik kita siaga sebelum karhutla meluas," katanya.

Dalam laporan yang disampaikan BPBD Sumsel, pemadaman dengan helikopter water bombing juga dilakukan di Kecamatan Penukal di Kabupaten PALI.

Helikopter melakukan 20 kali water bombing di lahan terbakar seluas 1 hektare.

 

 

Baca berita menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved