Mata Lokal Desa
Mengenal Tari Lading Khas Tempirai PALI, Jadi Simbol Pelawanan Perempuan Pada Jaman Penjajahan Dulu
Mengingat pada zaman itu Indonesia belum merdeka dan masih dalam ancaman kekejaman penjajahan.
Penulis: Apriansyah Iskandar | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Apriansyah Iskandar
Salahsatu gerakan tarian lading dimana para penari memainkan pisau di bagian lengan sambil memutar dan menari
Busana yang dipakai berupa, kain tenun atau bisa juga menggunakan kain songket, kain tengkuluk, teratai, ikat pinggang, anting-anting, dan kalung tiga susun.
"Seperti halnya tata rias, busana yang digunakan juga tidak memiliki aturan khusus baik dalam segi warna maupun bentuknya,"terangnya.
Abdul Mutholib berharap, kesenian tari lading warisan leluhur ini tetap lestari, dan makin banyak generasi muda lainya yang mempelajari tari lading.
Tentunya kami berharap kesenian tradisional marga Tempirai ini tetap lestari dan semakin banyak generasi muda yang mempelajarinya," tandasnya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Berita Terkait
Berita Terkait: #Mata Lokal Desa
KWT Mekar Arum Desa Karang Manik OKU Timur Kembangkan Usaha Bibit Cabai, Raih Omzet Jutaan |
![]() |
---|
Pemdes Peracak Jaya OKU Timur Perbaiki Jalan Desa Demi Sukseskan Jalan Sehat HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Warga OKI Ubah Pelepah Kelapa Sawit Jadi Kerajinan Tirai Bernilai Seni, Diwariskan Turun Temurun |
![]() |
---|
Perahu Ketek, Bukan Sekadar Alat Transportasi Tapi Jantung Kehidupan Warga Perairan OKI |
![]() |
---|
Ronda Malam Kembali Dihidupkan Warga Tulang Bawang OKU Timur, Bangun Rasa Aman Lewat Kebersamaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.