Berita Musi Rawas
Puluhan Kendaraan Diangkut ke Polres Musi Rawas, Terjaring Razia Tak Miliki Kelengkapan Berkendara
Kanit Turjawali Polres Musi Rawas, IPDA Jerry mengatakan, razia ini adalah razia gabungan bersama lintas sektoral.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Puluhan kendaraan yang didominasi kendaraan roda dua diangkut Satlantas Polres Musi Rawas ke Mapolres Musi Rawas, Sumsel pada Rabu (6/11/2024).
Kendaraan tersebut diangkut, lantaran pengendaranya kedapatan tak membawa kelengkapan kendaraan, seperti STNK, SIM dan lain sebagainya, saat terjaring razia gabungan stakeholder.
Diketahui dalam razia tersebut, melibatkan personil Satlantas Polres Musi Rawas, kemudian dari Bapenda atau Samsat Mura 2, Jasa Raharja dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kanit Turjawali Polres Musi Rawas, IPDA Jerry mengatakan, razia ini adalah razia gabungan bersama lintas sektoral.
"Ada dari Bapenda, kemudian ada juga dari Jasa Raharja dan Satpol PP," kata IPDA Jerry, kepada Sripoku.com,
Dikatakan IPDA Jerry, razia ini untuk menertibkan kendaraan-kendaraan yang sudah tidak taat hukum, seperti mati pajak, kemudian kendaraan tanpa nopol, dan tanpa spion.
"Ada puluhan kendaraan yang kami tindak, ada sepeda motor ada jug mobil. Untuk pelanggarannya bervariasi, mulai tidak bawa STNK, tidak bawa SIM, mati pajak dan lain sebagainya," ungkapnya.
Baca juga: Terpidana Korupsi Makan Minum Rumah Tahfidz Musi Rawas Kembalikan Denda Kerugian Negara Rp 50 Juta
Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Warga Sumber Asri Musi Rawas Pilih Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak
Melalui kegiatan ini lanjut IPDA Jerry, untuk membantu pembangunan daerah, dengan mengajak masyarakat taat membayar pajak. Bahkan, kegiatan yang sama juga akan dilakukan di beberapa titik lagi.
"Masih ada 3 kegiatan lagi, yakni pada tanggal 13, 20 dan tanggal 25 November. Untuk lokasinya berbeda-beda, artinya tidak dilokasi yang sama," jelasnya.
Terlepas dari itu, IPDA Jerry menghimbau kepada masyarkat di Musi Rawas agar taat berlalulintas, dengan memenuhi sarat dan kelengkapan kendaraan dan berkendara.
Sementara itu, Kepala Bapenda/Samsat Musi Rawas 2, Arjun mengatakan, dalam kegiatan ini, Samsat sendiri melakukan pengecekan ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya.
"Sehingga kendaraan yang belum bayar pajak, kami berikan himbauan untuk segera membayar pajak. Sekaligus memberikan browser tentang pemutihan pajak yang saat ini masih dilakukan oleh pemerintah provinsi," katanya.
Program tersebut, ada pemutihan dan ada juga penghapusan denda pajak. Misal untuk tunggakan pajak selama 6 tahun lebih, masyarakat hanya cukup membayar 1 tahun.
"Kemudian juga ada diskon 50 persen untuk balik nama bagi kendaraan yang berdomisili di luar Provinsi Sumsel, khususnya ke Kabupaten Musi Rawas," jelasnya.
Arjun juga mengaku, sejauh ini kesadaran masyarakat bayar pajak, cukup baik. Hal itu, dilihat dari realisasi target capaian yang sudah hampir mencapai 90 persen.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Honorer Non Database di Musi Rawas Bakal Diajak Temui KemenPANRB |
![]() |
---|
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Puluhan Honorer Non Database Ngadu ke DPRD Musi Rawas |
![]() |
---|
Masa Jabatan Habis, 13 Kades di Musi Rawas Bakal Menjabat Lagi Hingga 2 Tahun Ke Depan |
![]() |
---|
2.300 Honorer di Musi Rawas Jadi Prioritas Pengusulan PPPK Paruh Waktu, Non Prioritas Ada 800 Orang |
![]() |
---|
Baterai dan Panel Surya Alat Pengamatan Hujan Milik BMKG di Musi Rawas Dicuri, Penting Pantau Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.