Penerimaan Siswa Baru

Kadisdikbud Tegaskan Jangan Ada Bullying dan Kekerasan Fisik Saat MPLS di OKU Timur

Hal tersebut tertera dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten OKU Timur. 

Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Choirul Rahman
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur Wakimin SPd MM menegaskan dalam MPLS jangan ada bullying serta kekerasan fisik, Minggu (14/07/2024). 

Serta aktifitas lain yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan dan keamanan peserta didik.

"Termasuk dilarang keras melakukan perundungan atau bullying, kekerasan verbal maupun fisik," tegasnya. 

Kemudian mengenai keterlibatan kakak kelas atau senior, juga sebisa mungkin tidak dilakukan. Kecuali dalam keadaan kekurangan personil, guru boleh dibantu pengurus OSIS atau MPK sebagai asisten dalam mempersiapkan fasilitas.

Kadisdik Wakimin kemudian merincikan, bahwa penyampaian materi MPLS dan Transisi PAUD-SD harus diberikan dengan cara-cara menyenangkan.

"Misalnya, pada Transisi PAUD-SD hendaknya materi yang disampaikan tentang mengenal nilai agama dan budi pekerti. Serta kematangan emosi yang cukup untuk berkegiatan di lingkungan belajar," tuturnya. 

Kemudian keterampilan sosial dan bahaya yang menandai untuk berinteraksi sehat dengan teman, pemaknaan terhadap belajar yang positif.

"Serta pengembangan keterampilan motorik, dan perawatan yang memadai, untuk dapat berpartisipasi di lingkungan sekolah secara mandiri," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved