Wali Siswa Ketapel Guru SMA di Bengkulu

Trauma, Zaharman Guru Diketapel Orang Tua Siswa Pilih Ngontrak di Lubuklinggau: Takut Pulang Ke Sana

Pilih Ngontrak di Lubuklinggau, Zaharman Guru Diketapel Orang Tua Siswa Belum Berani Pulang ke Rumah

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Zaharman Guru Diketapel Orang Tua Siswa saat dibesuk rombongan Kasi. Subdit PKK, Dit. PG Dikmen dan Diksus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud), Senin (7/8/2023) 

Akan tetapi sebenarnya guru SMA 7 di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulutersebut masih kerap merasakan sakit dan pusing.

"Kalau fisiknya sehat tapi dari matanya masih sering pusing, semalam saja sempat ngeblank," ujarnya.

Meski begitu, Teti tak pernah luput memanjatkan doa bagi kesembuhan suaminya.

Dia juga berharap permasalahan yang menimpa sang suami bisa segera terselesaikan.

"Mohon doanya semoga cepat (Zaharman) dan cepat pulih," ungkapnya.

Sementara itu, Zaharman sendiri mengaku sudah merasa lebih baik pasca menjalani operasi mata.

Matanya kanannya yang pernah terkena batu ketapel terlihat masih memerah dan lebam, dari dalamnya matanya sesekali masih mengeluarkan air.

Zaharman mengungkapkan bila kondisi kesehatannya saat ini sudah cukup membaik.

"Sudah baik, tidak lagi (mata), tapi masih berair, kalau dipaksa jalan belum kuat," ungkapnya.

Selain masih pusing, Zaharman mengungkapkan bila jarak pandangnya belum sempurna, bila memandang terlalu jauh kepalanya masih pusing.

"Kalau memandang sampai depan pintu itu saja masih agak samar-samar tidak terlalu jelas," ujarnya menunjuk pintu kamar.

Selain itu ia mengungkapkan bila mata kirinya kurang sempurna melihat karena pernah menderita penyakit katarak, namun sudah pernah dioperasi.

"Mungkin itu pengaruh juga mata kiri saya pernah operasi katarak juga," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kasi. Subdit PKK, Dit. PG Dikmen dan Diksus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud)  Putra Asga Elevri, menyampaikan sudah menjenguk Zaharman.

"Kami memberikan dukungan baik itu moril maupun materil untuk bapak Zaharman sebagai guru karena pak Zaharman bagian dari Kemendikbud," ungkapnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved