TOPIK
Tiga Polisi Lampung Tewas Tertembak
-
empat dari 13 anggota polisi yang melakukan penggerebekan juga melihat langsung prajurit TNI menembak menggunakan senjata laras panjang.
-
Hal tersebut berdasarkan keterangan kedua saksi yang saat ini diperiksa di Denpom II/3 Lampung, Peltu Lubis dan Kopka Basar.
-
Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar menuturkan masih belum bisa memastikan kepada siapa saja setoran sabung ayam itu mengalir.
-
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengatakan oknum TNI tersebut bisa dijerat dua pasal. Oknum TNI mengundang para pelaku judi sabung ayam
-
Terungkap dugaan peran Kopka Basaryah dalam perjuadian ayam di Way Kanan, Lampung hingga tewaskan tiga polisi.
-
Terungkap pengakuan dua oknum TNI yang diamankan pasca tewasnya 3 polisi di Lampung dalam penggerebekan sabung ayam.
-
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika sebut arena sabung ayam yang digerebek di Kabupaten Way Kanan dikelola oknum TNI yang melakukan penembakan
-
Dari undangan yang disebar via media sosial menjadi awal mula tragedi tiga polisi gugur dalam penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.
-
Senjata api yang menewaskan tiga polisi saat penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung akhirnya ditemukan.
-
Menyisakan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang istri, Milda Dwi Ani, kepergian Bripka Petrus Apriyanto, anggota Satreskrim Polres Way Kanan,
-
Istri Aipda Anumerta Petrus Apriyanto, anggota Satreskrim Polres Way Kanan, Lampung masih sangat terpukul dan sakit hati atas tragedi menimpa suami
-
Kesaksian rekan Briptu anumerta M Ghalib Surya Ganta, sebelum gugur tertembak saat penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.
-
Penjelasan pihak TNI soal beredar pemicu tiga polisi ditembak diduga oknum TNI saat penggerebekan di Way Kanan, Lampung.
-
Dalam kenangan sang kakak, Briptu Anurmerta Ghalib dikenal sebagai sosok sering bercerita tentang pekerjaannya. sempat update status di hari kejadian
-
Kolonel Eko mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan terhadap Pembantu Letnan Satu (Peltu) Lubis dan Kopral Kepala (Kopka) Basar, dua tentara yang didug
-
Aparat kepolisian diduga mengetahui dan terlibat dalam judi sabung ayam yang menyebabkan seorang Kapolsek dan dua anggotanya meninggal dunia saat
-
Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis ungkap hasil pemeriksaan sementara dua oknum TNI gunakan senjata laras panjang rakitan tembak 3 polisi
-
Dua oknum TNI yang ditangkap terkait kasus penembakan tiga anggota polisi dalam penggerebekan judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung, masih saksi
-
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika ungkap tersangka berinisial Z dan sejumlah saksi datang ke arena sabung ayam dapat undangan dari oknum TNI
-
Kapolda menjelaskan bahwa kasus di Kabupaten Way Kanan dibagi menjadi dua klaster, yaitu perjudian sabung ayam dan peristiwa penembakan.
-
Satu tersangka resmi ditetapkan dalam kasus judi sabung ayam di Way Kanan tewaskan tiga anggota polisi.
-
Terkuak fakta jika oknum Kopka Basarsyah yang mengundang para pelaku judi sabung ayam di Way Kanan, Lampung.
-
Aktivitas di arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan Lampung akhirnya dikuak para warga.
-
Penggunaan senjata laras panjang oleh dua oknum TNI terhadap 3 polisi di Lampung diketahui berdasarkan keterangan belasan saksi yang telah diperiksa.
-
Mendengar suara letupan senjata api (senpi) berkali-kali saat peristiwa berdarah di lokasi gelanggang sabung ayam, warga Kampung Dusun Karang Manik, K
-
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika membeberkan arena sabung ayam digerebek di Kabupaten Way Kanan dikelola oknum TNI, gunakan senjata laras panja
-
Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis menindaktegas dua oknum anggotanya jika terbukti terlibat dalam penembakan tiga polisi
-
Curhat sang kakak Briptu Anurmerta Ghalib kini telah menyusul sang ayah yang telah berpulang lebih dulu tepat sebulan lalu pada 17 Februari 2025.
-
Terkait judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Lampung, inilah kesaksian warga sekitar.
-
Pada Senin (17/3/2025), Aipda Anumerta Petrus Aprianto sempat meninggalkan pesan pada istrinya sebelum gugur dalam bertugas.