Guru di OKU Timur Dilaporkan ke Polisi
Guru SD di OKU Timur Dipolisikan Gegara Tegur Murid Sering Absen, HMI Dorong Penanganan Objektif
HMI OKU Timur meminta polisi objektif dalam penanganan guru SD Negeri 2 Gunung Batu yang dilaporkan ke polisi karena menegur murid sering absen.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
“Ketidakhadiran siswa tercatat dalam buku absensi. Guru hanya menanyakan alasan dan meminta orang tua datang ke sekolah untuk klarifikasi,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Puncak kejadian terjadi saat siswa tidak masuk selama tiga hari berturut-turut. Ketika kembali ke sekolah, siswa mengaku ikut orang tuanya ke ladang. Guru kemudian meminta orang tua hadir untuk membahas persoalan tersebut.
Namun situasi disebut memanas ketika orang tua datang dalam kondisi emosi.
Tidak lama setelah itu, guru mengetahui dirinya telah dilaporkan ke kepolisian.
Respons Polisi
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono melalui Kanit PPA Ipda Sudono membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
“Proses klarifikasi terhadap sejumlah saksi sudah dilakukan. Sejauh ini belum ditemukan indikasi kekerasan fisik maupun psikis, namun penyelidikan tetap berjalan,” jelas Sudono.
Pihak kepolisian menegaskan akan menangani perkara ini secara profesional dan objektif.
HMI menilai, penyelesaian yang bijak dan proporsional menjadi kunci agar kasus ini tidak berkembang menjadi preseden yang merugikan tenaga pendidik. Organisasi itu berharap proses hukum dapat memberikan kejelasan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di OKU Timur.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Guru-SD-di-OKU-Timur-Dipolisikan-Gegara-Tegur-Murid-Sering-Absen-HMI-Dorong-Penanganan-Objektif.jpg)