Berita Musi Rawas
Satgas Pangan Polres dan Disperindag Musi Rawas Sidak Minyakita di Pasar Tugumulyo
Kali ini, kegiatan sidak tersebut dipusatkan di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Dimana, tim melakukan penyisiran disetiap lapak.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS - Satgas Pangan Polres Musi Rawas dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), melakukan sidak sekaligus pengujian takaran Minyakita yang beredar di pasar di Musi Rawas.
Kali ini, kegiatan sidak tersebut dipusatkan di Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Dimana, tim melakukan penyisiran disetiap lapak pedagang.
Dalam penyisiran tersebut, memang ditemukan minyak kita yang beredar di pasar Musi Rawas dengan kemasan 1 liter di beberapa lapak milik pedagang.
Kanit Pidsus Satreskrim Polres Musi Rawas, IPDA Niko Rosbarinto mengatakan, setelah menemukan produk Minyakita, kemudian langsung di cek takarannya menggunakan gelas ukur.
"Ini kami temukan produk Minyakita kemasan 1 liter. Nah ini nanti kami ukur menggunakan gelar ukur, apakah isinya sesuai dengan yang tertera di kemasan yakni 1 liter," katanya, Jumat (14/3/2025).
Kegiatan ini lanjutnya, agar masyarakat bisa melihat sendiri, apakah produk Minyakita ini sesuai antara isi dengan tulisan dikemasan, sehingga masyarakat nantinya tidak ragu untuk membeli produk Minyak Kita.
"Dengan ini kita akan mengetahui apakah berat bersih produk Minyakita ini sesuai dengan kemasannya," ungkapnya.
Dari hasil pengecekan tersebut, diketahui bahwa produk Minyakita yang diproduksi oleh PT Yorgo Anugrah Nusantara, Medan ini sesuai antara isi dengan yang tertera di kemasannya.
"Jadi untuk wilayah Tugumulyo dan umumnya Musi Rawas produk Minyakita ini tidak ditemukan kekurangan takaran. Artinya sesuai dengan yang tertera di kemasannya," jelasnya.
Baca juga: Sidak MinyaKita di PALI, Polisi Temukan Kelangkaan Stok dan Harga Diatas HET
Baca juga: Polisi di Lubuklinggau Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Imbau Pedagang Jangan Main-main
Sementara itu, Kepala Disperindag Musi Rawas, Warindi mengatakan, bahwa kegiatan itu untuk mengecek takaran produk Minyakita yang beredar di Musi Rawas.
"Dibeberapa daerah lain kan lagi heboh, ada indikasi kekurangan takaran pada produk Minyakita," kata Warindi.
Dikatakannya, namun untuk produk Minyakita yang beredar di Musi Rawas setelah dicek, ternyata sesuai dan tidak ada kekurangan takarannya.
"Setelah di cek tadi hasilnya tidak ada kekurangan takarannya, artinya pas 1 liter sesuai dengan kemasannya," ungkap Warindi.
Lebih lanjut Warindi menjelaskan, kemudian soal harga sendiri, memang diatas harga eceran tertinggi (HET), namun masih terbilang normal.
"Harga HET nya itu Rp15.700, tapi dijual Rp16.000 sampai Rp17.000 per liter. Namun diambang normal," tutup Warindi.
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Honorer Non Database di Musi Rawas Bakal Diajak Temui KemenPANRB |
![]() |
---|
Tak Masuk Usulan PPPK Paruh Waktu, Puluhan Honorer Non Database Ngadu ke DPRD Musi Rawas |
![]() |
---|
Masa Jabatan Habis, 13 Kades di Musi Rawas Bakal Menjabat Lagi Hingga 2 Tahun Ke Depan |
![]() |
---|
2.300 Honorer di Musi Rawas Jadi Prioritas Pengusulan PPPK Paruh Waktu, Non Prioritas Ada 800 Orang |
![]() |
---|
Baterai dan Panel Surya Alat Pengamatan Hujan Milik BMKG di Musi Rawas Dicuri, Penting Pantau Banjir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.