Pemilihan Walikota Palembang 2024
Saat Debat, Kinerja Ratu Dewa Selama Jadi Pj Walikota Dipuji Yudha Pratomo, Tapi Bisa Ditingkatkan
Kinerja dari Ratu Dewa, saat masih menjabat Pj Wali Kota Palembang mendapat pengakuan dan pujian dari lawan politiknya di Pilkada, Yudha Pratomo.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kinerja dari Ratu Dewa, saat masih menjabat Pj Wali Kota Palembang mendapat pengakuan dan pujian dari lawan politiknya di Pilkada, Yudha Pratomo.
Hal itu terjadi saat debat publik pertama pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (22/10/2024) malam.
Berawal saat moderator memberikan kesempatan kepada paslon nomor urut 2, Ratu Dewa-Prima Salam (RDPS) untuk bertanya kepada paslon nomor urut 3, Yudha-Bahar.
Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa, bertanya mengenai strategi apa dari Yudha-Bahar untuk menyikapi tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Kota Palembang.
"Kebetulan, beberapa waktu yang lalu Palembang mendapatkan juara dalam konteks ini," kata Ratu Dewa.
Menjawab pertanyaan itu, Yudha Pratomo menyebut sesuai dengan aturan yang ada maka harus mengikuti peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku.
"Jadi standar pelayanan untuk layanan publik di pemerintahan itu harus pertama transparan dan terbuka, semua orang bisa mengakses apa saja yang akan dan telah dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat," jawabnya.
Adapun Ratu Dewa memberikan tanggapan, dimana menurutnya jika berbicara tentang standar pelayanan umum maka ada 4 hal pendekatan yang dilakukan.
Yakni bicara tentang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan rumah tidak layak huni.
Tentunya pendekatan 4 hal ini harus dikedepankan sebagaimana program pro rakyat yang jadi prioritas RDPS.
"Memang standar pelayanan umum yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kota sudah cukup baik. Terutama beliau (Ratu Dewa) selama menjabat juga menerima penghargaan. Untuk itu kami ucapkan selamat," kata Yudha memberikan respons.
Baca juga: Debat Pilkada Palembang 2024 Siapa Menonjol? Fitrianti dan Ratu Dewa Normatif, Yudha Beberkan Fakta
Baca juga: Debat Pilkada Palembang 2024, Yudha Pratomo-Baharudin Bahas Pemberantasan Pungli Hingga Banjir
Tapi Yudha-Bahar menginginkan bahwa standar pelayanan umum di Kota Palembang ini, lebih ditingkatkan lagi.
"Karena sebetulnya kalau kita melihat seperti tadi standar pelayanan umum sosial misalnya, banyak rumah-rumah di pinggir Sungai Musi itu sudah tidak layak huni. Kita tidak tahu, kalau kita melakukan program bedah rumah itu juga mungkin tidak menyelesaikan permasalahan. Oleh karena itu kalau kami menyarankan supaya rumah-rumah ini dilakukan relokasi yang bekerja sama dengan perusahaan," sambungnya.
Meski begitu, dalam penyampaian visi dan misi, Yudha Pratomo menyindir calon nomor 1 (Fitrianti Agustinda) dan 2 (Ratu Dewa) yang selama duduk di pemerintahan cenderung tidak berbuat dalam pembangunan.
"Kita telah mendengarkan visi misi dari paslon 1 dan 2, yang kelihatannya masih normatif dan klasik, yang memang sudah seharusnya diganti dengan baru. Dimana Palembang dalam 10 tahun terakhir ini menurut data BPS dan laporan- laporan ke Ombudsman dan pengamatan kami selama terjun kelapangan, mungkin juga dirasakan ibu bapak semua dirumah kondisinya cukup memprihatinkan," kata Yudha.
Sosok Putri Azizah, Istri Prima Salam, Wakil Walikota Palembang, Miss Grand Indonesia Favorite 2018 |
![]() |
---|
Melihat Persiapan Ratu Dewa Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Palembang, Berangkat Didampingi Istri |
![]() |
---|
KPU Palembang Minta MK Tolak Gugatan Paslon Yudha Pratomo-Baharuddin Atas Hasil Pilkada 2024 |
![]() |
---|
KPU Palembang Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Gugatan Yudha-Bahar di PIlkada Palembang 2024 |
![]() |
---|
Tim RDPS Optimis Jika Gugatan Yudha-Bahar Atas Hasil Pilkada Palembang 2024 Bakal Ditolak MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.