Liputan Khusus Tribun Sumsel
Harga Kopi Rp 52 Ribu Per Kg Termahal Sepanjang Sejarah, Kini Ramai-ramai Beli Emas -2
Harga biji kopi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meroket bahkan tembus angka Rp 52 ribu/kg
Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM - Harga biji kopi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meroket bahkan tembus angka Rp 52 ribu/kg. Ini menjadi harga termahal sepanjang catatan sejarah. Ibu-ibu pun ramai berinvetasi membeli perhiasan emas.
Weni Amitaria, toke kopi di Kecamatan Ulu Ogan ini mengatakan, harga itu sudah bertengger sekitar hampir satu bulan ini. Untuk harga biji kopi asalan Rp 47 ribu/kg. Sedangkan harga grean bean petik merah 70 ribu/kg.
"Hari ini harga basisnya Rp 52 ribu, kalau kami nyambut masih di kisaran Rp 50 ribuan," katanya, Selasa (12/3).
Diakui Weni, harga Rp 52 ribu/kg ini merupakan harga tertinggi sepanjang sejarah. Dulu harga biji tetringgi pernah terjadi tahun 1998, harga biji kopi asalan di tingkat petani kala itu menyentuh angka Rp 25 ribu/kg. Harga itu merupakan harga termahal dan bertepatan dengan musim krisis moneter.
Namun kemudian harga kopi anjlok sampai di bawah Rp 10 ribu. Akibatnya banyak petani kopi yang frustasi dan berpindah ke tanaman lainya seperti karet dan sawit.
Baca juga: LIPSUS : Bisnis Kafe Kopi Gulung Tikar, Harga Kopi Tembus Rp 52 Ribu Per Kg -1
Sekarang harga kopi kembali meroket. Naiknya harga biji kopi ini juga ikut menggerakkan roda perekonomian dan pusat-pusat perbelanjaan di Kota Baturaja menjadi lebih bergairah.
Seperti dituturkan pemilik Toko Emas di Pasar Baru, Damanhur (41), ada peningkatan pembeli yang cukup signifikant selama musim kopi naik ini.
Banyak ibu-ibu yang menginfestasikan uangnya untuk membeli emas.
“Alhamdulillah banyak yang beli emas, prinsipnya berhias sambil menabung. Saat butuh uang tinggal dijual,” kata Daman.
Diakui Daman harga emas memang beriringan dengan harga kopi, saat ini memang harga emas sedang tinggi di kisaran Rp 5,5 juta dan ada juga yang sudah mematok harga Rp 6 juta.
Senada disampaikan Dimas Saputra, Manager Citimall Baturaja. Belakangan ini pengunjung yang berbelanja ke Citimaal mengalami kenaikan yang luar biasa. Faktor penyebabnya karena harga biji kopi naik dan komditas andalan OKU harganya lagi bagus.
Pengunjung Citimall, kata Dimas, juga banyak dari kabupaten tetangga seperti OKU Selatan daerah penghasil kopi dan Kabupaten Muara Enim seperti Semende yang berbatasan dengan Kabupaten OKU banyak juga yang belanja di Citimall Baturaja.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Liputan Khusus Tribun Sumsel
bukopin
EMAS
Aku Lokal Aku Bangga
Lokal Bercerita
mata lokal menjangkau indonesia
Pemilik Kafe Kopi di Palembang Tertolong Momen Buka Bersama, Harga Kopi Tembus Rp 52 Ribu Per Kg -3 |
![]() |
---|
LIPSUS : Bisnis Kafe Kopi Gulung Tikar, Harga Kopi Tembus Rp 52 Ribu Per Kg -1 |
![]() |
---|
Pajak Hiburan 40-75 Persen Berlaku Bakal Matikan Usaha, GIPI Sumsel Ajukan Gugatan ke MK -2 |
![]() |
---|
LIPSUS: Pengunjung Karaoke Kaget Tarif Naik, Pajak Hiburan 40-75 Persen Berlaku -1 |
![]() |
---|
Rencana Eksodus Karyawan SMBR, Butuh Tempat Tinggal, Ketua DPD Arebi: Ngontrak Dulu Saja -3 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.