Berita Lahat

Kondisi Pelaku Bisnis Kopi Bubuk di Lahat Setelah Harga Kopi Meroket, UMKM Paling Kena Imbas

Kondisi pelaku bisnis kopi bubuk di Lahat setelah harga kopi meroket ternyata pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang paling kena imbas.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/EHDI AMIN
Kondisi pelaku bisnis kopi bubuk di Lahat setelah harga kopi meroket ternyata pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang paling kena imbas. Proses produksi dari biji kopi menjadi bubuk kopi, Senin (26/2/2024). 

Namun sayangnya kata Rico, saat ini sangat sulit mencari biji kopi dari patani dan bisa dikatakan kosong.

Penyebabnya, kata Rico memang saat ini belum masuk dalam masa panen. Disisi lain petani yang stok biji kopi sangat sedikit.

"Gimana petani mau jual, kopi tak ada. Belum masa panen," sampainya.

Kepala Dinas Perkebunan Pemkab Lahat, Vivi Anggraini, SSTP, MSi tingginya harga kopi karena stok kopi di tingkat petani kosong.
Pihaknya juga terus memantau perkembangan harga dan saat ini mencapai Rp 46 ribu hingga 48 ribu.

"Setiap minggu melalui penyuluh kita selalu lakukan survey harga. Memang saat ini cukup tinggi tapi untuk di Lahat memang belum masa panen," katanya.

Di sisi lain, untuk meningkatkan produktivitas kopi berbagai bantuan telah digulirkan bagi petani kopi di Kabupaten Lahat seperti adanya bantuan bibit kopi unggul, pupuk, handspayer, mesin rumput dan lainya. Penyuluhan juga terus dilakukan.

"Ya faktor cuaca juga sangat menentukan jika terlalu panas atau terlalu sering hujan buah kopi cendrung menurun. Kita survei, jangankan ditingkat petani dikalangan pengepul juga banyak yang kosong saat ini. Untuk masa panen sendiri kalau di Lahat ini tiap kecamatan tidak berbarengan namun panen biasanya dimulai dari bulan April hingga Juli," terangnya.

Helmi, petani kopi asal Lahat, mengungkapkan masa panen kopi yang dipeliharanya kemungkinan baru akan dimulai Mei hingga Juni.

Saat ini, biji kopi masih kecil atau muda.

"Masih lama panen. Jadi percuma meski harganya tinggi," katanya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved