Wali Siswa Ketapel Guru SMA di Bengkulu

Jejak Kejahatan EJ Wali Siswa Ketapel Guru di Bengkulu hingga Buta, 9 Tahun Lalu Terlibat Curas

Ternyata EJ pernah mencuri motor, bahkan dengan kekerasan. Kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) itu terjadi pada 2014 lalu.

|
Editor: Weni Wahyuny
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
(kiri) Pelaku EJ (45) kasus penganiayaan guru saat digiring saat konfrensi pers, Minggu (6/8/2023) dan (kanan) Zaharman guru SMA N Bengkulu. Inilah rekam kejahatan EJ yang ketapel guru hingga buta 

"Anak saya ditendang, langsung emosi pak," ungkap EJ. 

Baca juga: Orang Tua Siswa yang Ketapel Zaharman Guru di Bengkulu Terancam 16 Tahun Penjara, Pernah Dipenjara

EJ mengaku sangat menyesal dengan kejadian tersebut.

Apalagi sampai membuat mata Zaharman mengalami kebutaan dan sambil menangis EJ memohon maaf kepada Zaharman.

"Menyesal sekali pak, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya," sampainya.

Selain itu, ketika ditanya terkait keingingan agar anaknya bisa bersekolah lagi atau tidak, EJ hanya mengangguk.

Bahkan ketika ditanya apakah EJ akan dipindahkan sekolahnya atau tidak, EJ belum mau menjawab hal tersebut.

Ketapel Kepala Guru Sebanyak 2 Kali

Wali murid EJ (45) yang menganiaya seorang guru SMAN 7 Rejang Lebong hingga Buta, ternyata menembakan ketapel sebanyak 2 kali ke bagian kepala sang guru.

Hal itu diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda T Tampubolon, SH, SIK, MH, saat konfrensi pers, Minggu (6/8/2023).

Kapolres mengatakan, kejadian diawali rasa tidak terima yang dilakukan wali murid dimana anaknya ditegur karena merokok dan bermain HP di lingkungan sekolah.

"Sehingga orangtua ataupun wali murid itu secara emosi menuju lingkungan sekolah untuk mencari tahu guru tersebut atau korban. Kemudian melakukan tembakan dengan ketapel yang diberi batu dan melakukan tembakan sebanyak 2 kali. Dimana tembakan pertama mengenai mata sebelah kanan korban dan tembakan kedua tidak terkena tubuh korban," kata AKPB Juda T Tampubolon.

Baca juga: Tak Dendam, Zaharman Guru Bengkulu Sebut Sudah Takdir Diketapel Orang Tua Siswa, Keluarga Menolak

Ia menjelaskan, setelah pelaku mengetahui tembakan dari ketapel mengenai mata korban sebelah kanan hingga mengeluarkan darah, pelaku langsung melarikan diri keluar dari lingkungan sekolah.

"Saat beberapa pihak pengamanan sekolah dan beberapa guru mencegah pelaku melarikan diri, namun pelaku mengeluarkan sebilah pisau untuk menakuti orang yang mencoba menghalangi pelaku melarikan diri dari area sekolah," ungkapnya.

Kronologi Wali Murid Serahkan Diri ke Polisi

Kronologi EJ (45), wali murid pelaku penganiayaan guru SMA di Rejang Lebong menyerahkan diri ke polisi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved