Berita OKI

Kisah Putri Seriang Kuning, Makamnya Diyakini Tertua dan Terpanjang di Kabupaten OKI

Petilasan atau makam Seriang Kuning yang berada di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung konon diyakini sebagai makam tertua dan terpanjang di OKIm

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Makam Seriang Kuning yang berada di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung konon diyakini sebagai makam tertua dan terpanjang di Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI). 

Puyang Yusuf hanya menutup wilayah itu dengan sehelai daun keladi, hingga hilanglah pandangan wilayah perkampungan tersebut.

Karena dalam wilayah itu banyak sekali simpanan harta karun maka puyang Yusuf mengunci pandangan orang agar tidak bisa memasuki wilayah terebut. 

Baca juga: PPNI Soal Oknum Perawat di Martapura Live TikTok Saat Pasien Operasi Melahirkan : Pastikan Disanksi

"Saat menunaikan ibadah haji, Puyang Yusuf wafat di tanah mekkah. Iapun tidak sempat membuka kembali wilayah itu, sehingga wilayahnya hilang dari pandangan,"

"Dari situlah orang-orang sekitar menyebutnya negori silop (negeri yang menghilang)," jelasnya.

Tak lama, bangsa Belanda datang akan menguasai daerah Kayuagung dan sekitarnya. Seriang Kuning sangat melarang kaum Belanda dan tidak diperkenankan untuk menguasai beberapa wilayah di Kayuagung.

"Suatu waktu, bangsa Belanda mendapat informasi dari mata-mata yang mengatakan jika ada sebuah kampung yang kaya, membuat mereka ingin menguasainya," ucapnya.

Hingga suatu hari Sering Kuning wafat karena pertikaian antara dirinya dengan kaum Belanda, kala Seriang Kuning berusaha membuat siasat untuk melawan Belanda.

"Seriang Kuning dimakamkan di daerah tempat tinggalnya. Sudah berabad-abad makam Seriang Kuning dikeramatkan oleh masyarakat Kayuagung hingga sekarang," tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved