Berita OKI
Surplus Beras Sebesar 257.145 Ton, Pemkab OKI Buka 11 Ribu Hektare Sawah Baru
Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki mengatakan keberhasilan diraih usai pemerintah daerah menjalankan program intensifikasi dan ekstensifikasi
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG – Memasuki periode akhir tahun 2025 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mencatatkan pencapaian maksimal sektor pertanian dengan mencatat surplus beras sebesar 257.145 ton.
Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki mengatakan keberhasilan diraih usai pemerintah daerah menjalankan program intensifikasi dan ekstensifikasi besar-besaran mendukung agenda swasembada pangan nasional.
"Dimana langkah strategis yang menjadi kunci keberhasilan yaitu pembukaan lahan cetak sawah baru seluas 11.672 hektare serta optimalisasi lahan pertanian yang telah ada seluas 9.221 hektare," ungkapnya ketika dikonfirmasi pada Jum'at (17/10/2025) siang.
Menurutnya, guna memaksimalkan produktivitas dukungan sarana produksi juga digelontorkan secara masif.Tercatat 20.177 ton pupuk disalurkan dan 1.396 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) modern telah diserahkan langsung kepada para kelompok tani.
"Upaya komprehensif seperti ini terbukti membuahkan hasil sangat signifikan. Data yang menunjukkan produksi gabah kering giling (GKG) melonjak tajam dari hanya 469.536 ton tahun sebelumnya, kini melonjak naik 538.321 ton," ujarnya.
Baca juga: Pemkab OKI Gelar Operasi Pasar Murah di Pasar Kayuagung, Muchendi Pastikan Harga dan Stok Aman
Dengan adanya capaian tersebut, Muchendi memberikan apresiasi tertinggi terhadap para petani yang telah bekerja di garda terdepan.
Dikarenakan pemerintah daerah hanya bertindak sebagai fasilitator dari kerja keras rakyat.
“Petani adalah tulang punggung daerah. Kenaikan produksi ini bukan kerja pemerintah semata, tapi hasil kerja kolektif petani, penyuluh dan seluruh ekosistem pertanian yang kami fasilitasi," tegas Muchendi.
Dengan surplus beras yang melimpah, Kabupaten OKI tidak hanya berhasil memenuhi kebutuhan pangan lokal.
"Tetapi memperkuat posisi kita sebagai salah satu pilar ketahanan pangan di Sumatera Selatan dan kontributor penting bagi lumbung pangan nasional," pungkasnya.
Baca berita lainnya di google news
| Waspadai 8 Ancaman Bencana, Dari Banjir Hingga Karhutla, OKI Susun Peta Risiko 5 Tahun ke Depan |
|
|---|
| Kadisdik OKI Tegaskan Penerimaan Murid Baru 2026/2027 Harus Bersih dan Objektif : Tak Ada Pungli |
|
|---|
| Propam Polda Sumsel Lakukan Pemeriksaan Senpi Milik Anggota di Polres OKI, Cegah Aksi Penyalahgunaan |
|
|---|
| Puncak Arus Lalulintas Libur Paskah, 144 Ribu Kendaraan Serbu JTTS, Ruas Terpeka Naik 22 Persen |
|
|---|
| Harga Plastik di Pasar Kayuagung Naik Dua Kali Lipat, Pedagang dan UMKM Mengeluh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kenaikan-Produksi-GKG-Drastis-Berkat-20-Ribu-Ton-Pupuk-dan-Alsintan-Modern.jpg)