Operasi Patuh Musi
Operasi Patuh Musi 2026 Digelar Mulai 8 Juni, Siap-siap ini 9 Fokus Target Pelanggaran
Polres OKU Timur akan menggelar Operasi Patuh Musi 2026 selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Ringkasan Berita:
- Operasi Patuh Musi 2026 digelar di OKU Timur pada 8–21 Juni 2026 selama 14 hari.
- Polisi memprioritaskan penindakan terhadap 9 pelanggaran lalu lintas yang menjadi pemicu kecelakaan.
- Selain penegakan hukum, operasi juga fokus pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Polres OKU Timur akan menggelar Operasi Patuh Musi 2026 selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Dalam operasi tersebut, Satlantas Polres OKU Timur memfokuskan pengawasan dan penindakan terhadap sembilan jenis pelanggaran lalu lintas yang dinilai masih menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Kapolres OKU Timur, AKBP Dwi Agung Setyono, melalui Kasat Lantas, AKP Herman, mengatakan operasi ini tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan upaya pencegahan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Adapun sembilan pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas meliputi :
- Penggunaan telepon genggam saat berkendara
- Pengendara di bawah umur
- Tidak menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman
- Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong
- Berboncengan lebih dari ketentuan
- Kendaraan over dimension dan over loading (ODOL)
- Melawan arus lalu lintas
- Berkendara dalam pengaruh alkohol
- Melebihi batas kecepatan.
Menurut AKP Herman, berbagai pelanggaran tersebut masih menjadi faktor dominan yang berkontribusi terhadap tingginya risiko kecelakaan lalu lintas.
Karena itu, kepatuhan terhadap aturan berkendara menjadi langkah penting untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Operasi ini bukan semata-mata untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Selain penindakan, Satlantas Polres OKU Timur juga akan meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada pelajar, komunitas kendaraan, dan masyarakat umum selama pelaksanaan operasi berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.
Meski mengedepankan pendekatan humanis, polisi menegaskan tidak akan ragu mengambil tindakan terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan selama Operasi Patuh Musi 2026 berlangsung.
Polres OKU Timur mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi dengan mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Melalui operasi ini, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Kabupaten OKU Timur dapat ditekan, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Operasi-Patuh-Musi-2026-Digelar-Mulai-8-Juni-Siap-siap-ini-9-Fokus-Target-Pelanggaran.jpg)