Asusila Mahasiswi di Ogan Ilir

Kadus & Pengurus Karang Taruna di Ogan Ilir Jadi Tersangka Kasus Asusila Mahasiswi KKN, Tak Ditahan

Kadus dan pengurus karang taruna Desa Seri Kembang 1 Ogan Ilir hingga kini belum ditahan meski jadi tersangka asusila terhadap mahasiswi KKN

Tayang:
Dokumen/TribunWow
TERSANGKA TAK DITAHAN -- Gambar Ilustrasi. Tim kuasa hukum mahasiswi KKN korban pelecehan di Ogan Ilir kecewa karena tersangka tak ditahan. Sebelumnya, pada Sabtu (17/1/2025), polisi mengumumkan Kades dan Pengurus Karang Taruna resmi berstatus tersangka kasus asusila ke mahasiswi KKN yang terjadi di Desa Seri Kembang 1, Ogan Ilir. 

Diketahui, korban pelecehan berinisial S merupakan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).

Peristiwa pelecehan itu terjadi di Desa Seri Kembang 1, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir pada Jumat (29/8/2025) dinihari sekitar pukul 01.00.

Sudah belasan saksi diperiksa dalam perkara ini.

"Untuk perkembangan selanjutnya akan disampaikan kembali," tutup Mukhlis.

Pelaku Tertawa Saat Beraksi

S Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) melapor ke polisi telah menjadi korban perbuatan asusila oleh pengurus karang taruna dan oknum kadus saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KNN) di Ogan Ilir

Kata S, ketika dirinya merasa ketakutan, kedua pelaku malah tertawa terbahak-bahak saat melihat reaksinya. 

Saat ini penyelidikan kasus ini masih didalami Polres Ogan Ilir

Melalui seorang perantara, korban berinisial S mengungkapkan situasi di dalam posko KKN saaat dirinya dilecehkan.

Baca juga: Sudah 1 Bulan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan ke Mahasiswi KKN di Ogan Ilir

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) mengikuti KKN di Desa Seri Kembang 1, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir.

KKN dilakukan selama 40 hari mulai 29 Juli hingga 6 September lalu. 

Ada 10 orang mahasiswa yang mengabdi sementara di Desa Seri Kembang 1.

Para mahasiswa menyewa rumah warga untuk dijadikan posko.

Ada tiga kamar di posko KKN tersebut. 

"Satu kamar untuk lima teman mahasiswa cowok. Satu kamar untuk dua mahasiswi dan satu kamarnya lagi untuk tiga mahasiswi. Saya termasuk dalam tiga orang itu," kata S melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/9/2025).

Sejak kedatangan pertama ke Seri Kembang 1 pada akhir Juli lalu, S kerap digoda oleh sekelompok pemuda desa setempat.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved