Kecelakaan Maut di Ogan Ilir

Kecelakaan Maut di Ogan Ilir, 3 Penumpang Pikap Tewas Usai Tabrak Truk di Tol Palindra

Kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang terjadi di Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Kabupaten Ogan Ilir. 

Tayang: | Diperbarui:
Dokumentasi/Satlantas Polres Ogan Ilir
KECELAKAAN MAUT -- Mobil pikap yang ditumpangi ketiga korban ringsek di bagian depan setelah mengalami kecelakaan di Tol Palindra pada Jumat(1/5/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut terjadi di Tol Palindra KM 3 Jalur B yang melibatkan mobil pikap dan truk Fuso pada Jumat (1/5/2026) dini hari.
  • Tiga orang penumpang pikap asal Desa Tanjung Sejaro meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
  • Satlantas Polres Ogan Ilir tengah menyelidiki penyebab kecelakaan melalui olah TKP dan pemeriksaan rekaman CCTV.

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang terjadi di Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Kabupaten Ogan Ilir

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir, Iptu Dede Supriatna Yovi, menerangkan kecelakaan berawal mobil pikap dengan nomor polisi BG 8059 TH yang ditumpangi ketiga korban menabrak truk Fuso yang melaju dari arah yang sama.

"Kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah Indralaya menuju Palembang. Insiden terjadi di Jalur B Tol Palindra KM 3+050 pagi tadi, sekitar pukul 02.46 WIB," terang Dede kepada TribunSumsel.com, Jumat (1/5/2026).

Tiga korban yang meninggal dunia adalah Rif'at, Maidi, dan Rohma.

Ketiganya merupakan warga Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya.

Menurut Dede, ketiga korban mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

"Setelah dibawa ke Rumah Sakit Palembang BARI, jenazah para korban langsung dibawa ke rumah duka," ujar Dede.

Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa rekaman CCTV dan menggali keterangan dari pengemudi truk.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Mapolres Ogan Ilir sebagai barang bukti.

"Kami sudah melakukan olah TKP. Penyelidikan masih terus berlanjut," pungkas Dede.

 

(*)

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved