Asusila Mahasiswi di Ogan Ilir

Kadus & Pengurus Karang Taruna di Ogan Ilir Jadi Tersangka Kasus Asusila Mahasiswi KKN, Tak Ditahan

Kadus dan pengurus karang taruna Desa Seri Kembang 1 Ogan Ilir hingga kini belum ditahan meski jadi tersangka asusila terhadap mahasiswi KKN

Tayang:
Dokumen/TribunWow
TERSANGKA TAK DITAHAN -- Gambar Ilustrasi. Tim kuasa hukum mahasiswi KKN korban pelecehan di Ogan Ilir kecewa karena tersangka tak ditahan. Sebelumnya, pada Sabtu (17/1/2025), polisi mengumumkan Kades dan Pengurus Karang Taruna resmi berstatus tersangka kasus asusila ke mahasiswi KKN yang terjadi di Desa Seri Kembang 1, Ogan Ilir. 

Para mahasiswa tersebut diduga tak berkutik karena takut diintimidasi oleh pengurus Karang Taruna.

"Selesai rapat penutupan program KKN, seluruh mahasiswa sebanyak 10 orang itu ada di pokso karena memang sudah larut malam. Ada yang masih di ruang tengah dan ada yang masuk kamar. Mereka semua takut karena tinggal di wilayah orang," ujar sumber tersebut.

Dinonaktifkan

Imbas dilaporkan berbuat asusila ke mahasiswi KKN, oknum pengurus Karang Taruna dan Kadus 2 desa Seri Kembang 1 di Ogan Ilir kini dinonaktifkan. 

Dilaporkan, pelecehan tersebut dialami mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

 
Mahasiswi berinial S itu mendapat perlakuan tak senonoh oleh dua orang pelaku berinisial HT dan SK.

Kepala Desa Seri Kembang 1, Wendra mengatakan keduanya telah dinonaktifkan dari jabatan masing-masing.

"Iya, benar (dinonaktifkan)," kata Wendra kepada TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Rabu (10/9/2025).

Wendra mengaku kehabisan kata-kata dan tak mampu bicara banyak perihal perkara ini.

"Sebab di hari kejadian, saya sedang ada tugas di luar desa. Jadi tidak tahu detil kejadiannya seperti apa," ujar Wendra.

Sebagai kepala desa, Wendra mengatakan tetap akan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Dirinya juga mengaku siap memenuhi panggilan polisi jika dibutuhkan keterangan sebagai kepala desa.

"Kalau sekarang belum ada (panggilan polisi). Kalau memang dipanggil, saya siap dan kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini pada polisi," kata dia.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved