Berita Palembang

Warga Ngeluh, Jalan Setapak di Simpang Sungki Palembang Ambles Buat Puluhan Warga Terjatuh

Jalan yang berada di dekat Pustu Simpang Sungki itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk warga setempat.

Tayang:
Penulis: Angga Azka | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/andyka wijaya
JALAN AMBLAS - Mak Haji mempraktekkan caranya berjalan dengan usianya yang sudah lanjut harus berjalan hati hati karena jalan yang ambles di jalan Simpang Sungki, lorong Puskesmas, kec Kertapati, kota Palembang, lebih tepatnya (didekat Pustu Simpang Sungki) pada Rabu (4/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Jalan Simpang Sungki, Lorong Puskesmas, Kecamatan Kertapati, Palembang, mengeluhkan jalan setapak yang ambles dan menjadi satu-satunya akses keluar masuk permukiman.
  • Kerusakan jalan menyebabkan puluhan warga, terutama lansia dan ibu hamil, terjatuh saat melintas, terlebih saat air pasang.
  • Warga berharap Pemerintah Kota Palembang segera meninjau dan memperbaiki jalan tersebut karena perbaikan swadaya tak lagi mampu mereka lakukan.

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga Jalan Simpang Sungki, Lorong Puskesmas, Kecamatan Kertapati, Palembang, mengeluhkan kondisi jalan setapak yang ambles hingga membahayakan pengguna, terutama lansia dan ibu hamil.

Jalan yang berada di dekat Pustu Simpang Sungki itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk warga setempat.

Kondisi jalan yang berlubang dan penopang jembatan yang roboh membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.

Bahkan, tak sedikit warga dilaporkan terjatuh akibat kerusakan tersebut.

Jayak, salah satu warga sekitar, mengatakan jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah.

“Ini sudah lama tidak diperbaiki. Kami sudah mengajukan ke RT, namun belum ada tanggapan dari atas,” ujar Jayak saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, warga sempat bergotong royong memperbaiki jalan dengan dana swadaya. Namun karena keterbatasan biaya, perbaikan tidak bertahan lama dan kembali rusak.

Warga lain yang turut memviralkan kondisi jalan tersebut menyebut sudah puluhan orang terjatuh.

“Banyak sudah masyarakat yang terjatuh di sini, sudah 40 puluhan lebih, tak terhitung. Kebanyakan lansia, dan beberapa waktu lalu ibu hamil juga terjatuh di sini,” ungkapnya.

Baca juga: Daftar Kawasan Jalan Rusak dan Berlubang di Muara Enim Jelang Arus Mudik, Dikeluhkan Warga

Baca juga: Warga Sakit Meninggal dalam Jebakan Medan Berat, Jalan Rusak Parah di Musi Rawas Isolasi 2 Desa

Mak Haji, warga lanjut usia yang tinggal di lorong tersebut, mengaku harus berpegangan pada tali jemuran milik warga agar bisa melintas.

“Tulang tuo ini berjalan lagi dak lurus, dek harus makek tali itu kalau nak keluar dari lorong,” ujarnya sambil mempraktikkan cara berjalan.

Ia mengatakan warga sudah lama melaporkan kondisi tersebut, namun hingga kini belum ada tindakan nyata selain diminta untuk bersabar menunggu.

Menurutnya, kondisi jalan semakin berbahaya saat air pasang karena membuat permukaan menjadi licin. Untuk sementara, warga menggunakan kayu sebagai penopang agar tetap bisa melintas.

Warga berharap pemerintah Kota Palembang dapat segera meninjau langsung kondisi tersebut dan melakukan perbaikan permanen.

“Kita lihat di media sosial bapak Ratu Dewa cepat memperbaiki jalan. Kami berharap jalan kami ini juga diperbaiki, karena masyarakat sekitar sudah tidak ada penghasilan lebih untuk kembali patungan,” tutup Mak Haji.

 

 

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved