Berita Palembang
Warga Ngeluh, Jalan Setapak di Simpang Sungki Palembang Ambles Buat Puluhan Warga Terjatuh
Jalan yang berada di dekat Pustu Simpang Sungki itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk warga setempat.
Penulis: Angga Azka | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Warga Jalan Simpang Sungki, Lorong Puskesmas, Kecamatan Kertapati, Palembang, mengeluhkan jalan setapak yang ambles dan menjadi satu-satunya akses keluar masuk permukiman.
- Kerusakan jalan menyebabkan puluhan warga, terutama lansia dan ibu hamil, terjatuh saat melintas, terlebih saat air pasang.
- Warga berharap Pemerintah Kota Palembang segera meninjau dan memperbaiki jalan tersebut karena perbaikan swadaya tak lagi mampu mereka lakukan.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Warga Jalan Simpang Sungki, Lorong Puskesmas, Kecamatan Kertapati, Palembang, mengeluhkan kondisi jalan setapak yang ambles hingga membahayakan pengguna, terutama lansia dan ibu hamil.
Jalan yang berada di dekat Pustu Simpang Sungki itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk warga setempat.
Kondisi jalan yang berlubang dan penopang jembatan yang roboh membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.
Bahkan, tak sedikit warga dilaporkan terjatuh akibat kerusakan tersebut.
Jayak, salah satu warga sekitar, mengatakan jalan tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah.
“Ini sudah lama tidak diperbaiki. Kami sudah mengajukan ke RT, namun belum ada tanggapan dari atas,” ujar Jayak saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, warga sempat bergotong royong memperbaiki jalan dengan dana swadaya. Namun karena keterbatasan biaya, perbaikan tidak bertahan lama dan kembali rusak.
Warga lain yang turut memviralkan kondisi jalan tersebut menyebut sudah puluhan orang terjatuh.
“Banyak sudah masyarakat yang terjatuh di sini, sudah 40 puluhan lebih, tak terhitung. Kebanyakan lansia, dan beberapa waktu lalu ibu hamil juga terjatuh di sini,” ungkapnya.
Baca juga: Daftar Kawasan Jalan Rusak dan Berlubang di Muara Enim Jelang Arus Mudik, Dikeluhkan Warga
Baca juga: Warga Sakit Meninggal dalam Jebakan Medan Berat, Jalan Rusak Parah di Musi Rawas Isolasi 2 Desa
Mak Haji, warga lanjut usia yang tinggal di lorong tersebut, mengaku harus berpegangan pada tali jemuran milik warga agar bisa melintas.
“Tulang tuo ini berjalan lagi dak lurus, dek harus makek tali itu kalau nak keluar dari lorong,” ujarnya sambil mempraktikkan cara berjalan.
Ia mengatakan warga sudah lama melaporkan kondisi tersebut, namun hingga kini belum ada tindakan nyata selain diminta untuk bersabar menunggu.
Menurutnya, kondisi jalan semakin berbahaya saat air pasang karena membuat permukaan menjadi licin. Untuk sementara, warga menggunakan kayu sebagai penopang agar tetap bisa melintas.
Warga berharap pemerintah Kota Palembang dapat segera meninjau langsung kondisi tersebut dan melakukan perbaikan permanen.
“Kita lihat di media sosial bapak Ratu Dewa cepat memperbaiki jalan. Kami berharap jalan kami ini juga diperbaiki, karena masyarakat sekitar sudah tidak ada penghasilan lebih untuk kembali patungan,” tutup Mak Haji.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Nekat Bobol Rumah Mahasiswi Tetangga Sendiri dan Curi Motor, Pria di Sukarami Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Mobil Mewah Ikut Antre Bio Solar di SPBU Palembang, Dampak BBM Nonsubsidi Naik, Sopir Pikap Mengeluh |
|
|---|
| Tampang Residivis Bobol Mobil di Mal Palembang, Beraksi Modal Obeng, 3 Kali Masuk Penjara |
|
|---|
| Disdik Palembang Larang Sekolah Negeri Jual Seragam dan Perlengkapan Belajar, Tegaskan Sanksi |
|
|---|
| Niat Melerai Keributan, Wanita di Palembang Dianiaya Pacar Temannya, Ditendang Hingga Digigit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warga-Ngeluh-Jalan-Setapak-di-Simpang-Sungki-Palembang-Ambles-Buat-Puluhan-Warga-Terjatuh.jpg)