Bocah di Palembang Terjepit di Parit

2,5 Jam Bocah di Palembang Terjepit dalam Parit, Berawal Ambil Bola, Warga dan Orangtua Panik

Seorang bocah di Palembang berinisial AL (8 tahun) selama kurang lebih 2,5 jam terjepit di dalam parit karena hendak mengambil bola.

Tayang:
Dokumentasi/Damkar Palembang
EVAKUASI -- Rescue Damkar Palembang mengevakuasi bocah laki-laki 8 tahun yang terjepit di Dalam parit Jalan Super Semar Lorong Musyawarah, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Rabu (20/5/2026) malam. AL terjepit usai ingin mengambil bola yang jatuh ke bawah parit. 

Ringkasan Berita:
  • Bocah berusia 8 tahun berinisial AL terjepit di dalam parit di kawasan Kemuning, Palembang.
  • Peristiwa berawal saat bocah tersebut berusaha mengambil bola yang hanyut di parir.
  • Petugas rescue Damkar Palembang bersama warga membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam untuk membobol sebagian beton parit demi mengeluarkan AL.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Seorang bocah di Palembang berinisial AL (8 tahun) selama kurang lebih 2,5 jam terjepit di dalam parit karena hendak mengambil bola.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi tak jauh dari rumah AL di Jalan Super Semar Lorong Musyawarah, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (20/5/2026) sore.

Warga dan orangtua AL yang panik tidak bisa mengeluarkan bocah tersebut dari dalam parit kemudian meminta bantuan petugas Dinas Pemadama Kebakara (Damkar). 

Petugas rescue sampai harus membobol sebagian parit agar bisa mengeluarkan anak tersebut dengan posisi tangan ditarik terlebih dulu.

Kasi Rescue Damkar Palembang, Deni, mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut pada hari Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian, regu C rescue Damkar menuju ke lokasi.

"Kemarin kami menerima laporan dari ibu si anak. Setelah menerima laporan, petugas datang ke lokasi dan evakuasi selesai sekitar pukul 18.41 WIB," ujar Deni saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Salah satu petugas rescue yang mengevakuasi bocah, Adi Candra, mengatakan menurut cerita Sasma, ibu AL, anak tersebut hendak mengambil bola yang masuk ke dalam parit.

"Cerita ibunya, anak ini sudah 3 kali ngambil bola di parit keluar masuk tiga kali, pas yang ketiga ini nyangkut sampai badan gak bisa keluar," ujar Adi.

Kemudian, seorang warga mendengar teriakan lalu memeriksa parit, terlihat tangan AL muncul dari dalam parit. Karena sulit dikeluarkan, akhirnya warga melapor ke orang tua dan ke Damkar.

"Kami terima laporan jam setengah 5, kalau kata warga sudah sekitar 45 menit anak ini terjepit. Perkiraan kejadian awal sekitar jam 4 sore," katanya.

Selama satu setengah jam rescue Damkar dibantu warga berupaya mengevakuasi AL dari dalam parit, setelah membobol sebagian parit akhirnya bocah tersebut bisa dikeluarkan.

"Kami bobol yang di dekat bagian kaki kanannya, karena itu yang terjepit. Kemudian, kami dan warga menarik tangannya. Posisi anak terlentang di dalam parit, kaki tangannya lurus," tutupnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved