Bulan Ramadan
Lipsus : Batas Aman Olahraga Selama Ramadan, Penderita Jantung dan Diabetes Perlu Waspada
Zulkhair Ali menyatakan bahwa berolahraga saat berpuasa tergolong aman selama memperhatikan kondisi fisik individu masing-masing.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Menurut Dino, waktu paling ideal untuk berolahraga selama Ramadan adalah mendekati waktu berbuka puasa, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Ia menyarankan jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti bersepeda, jalan cepat, workout cardio, atau skipping.
"Berpuasa selama kurang lebih 15 jam tentu memengaruhi kadar glukosa dalam tubuh yang berdampak pada performa fisik. Oleh karena itu, volume dan intensitas latihan perlu sedikit disesuaikan," jelasnya.
Namun, bagi masyarakat yang ingin melakukan olahraga berat, mantan pelatih fisik Persib Bandung ini menyarankan agar aktivitas tersebut dilakukan 1–2 jam setelah berbuka puasa. Pada waktu tersebut, tubuh telah mendapatkan asupan makanan sehingga energi kembali pulih.
"Setelah berbuka, kita bisa melakukan olahraga dengan intensitas rendah hingga tinggi, termasuk latihan kekuatan dan pembentukan otot, dengan durasi 1 hingga 2 jam," tambah Dino.
Terkait asupan makanan, Dino mengingatkan pentingnya nutrisi standar atlet pada saat sahur dan berbuka, yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, serta sayuran dan buah-buahan yang cukup.
"Performa fisik sebenarnya tidak akan terlalu terpengaruh selama kita mampu mengatur asupan nutrisi yang tepat pada saat sahur dan berbuka," pungkasnya.
Olahraga Saat Puasa Itu Mubah
Berolahraga selama bulan Ramadan tetap aman dan bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh jika dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palembang, Dr. H. Riza Pahlevi, M.A., menegaskan bahwa olahraga pada dasarnya tidak membatalkan puasa.
"Olahraga tidak membatalkan puasa selama tidak menyebabkan hal-hal yang membatalkan, seperti makan, minum, atau memasukkan sesuatu ke rongga tubuh dengan sengaja," ujar Ustaz Riza, Minggu (15/2/2026).
Riza menjelaskan bahwa Islam memandang olahraga sebagai upaya menjaga kesehatan. Tubuh merupakan amanah dari Allah SWT yang harus dijaga. Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Muslim yang menyatakan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.
"Rasulullah SAW sendiri mempraktikkan aktivitas fisik seperti berjalan jauh, berkuda, memanah, hingga bergulat," tambahnya.
Meski diperbolehkan, Riza mengingatkan agar umat Muslim tidak berolahraga secara berlebihan hingga membahayakan diri. Dalam kaidah fikih disebutkan.
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri maupun orang lain." Jika olahraga memicu dehidrasi berat, pingsan, atau menghalangi ibadah wajib, maka hukumnya bisa berubah dari mubah (boleh) menjadi makruh, bahkan haram.
"Tujuan syariat adalah menjaga jiwa (hifz an-nafs), bukan menyiksanya. Oleh karena itu, prinsip keseimbangan atau wasathiyah sangat penting. Jangan sampai kita mengejar fisik namun melalaikan ibadah, atau sebaliknya, meninggalkan kesehatan fisik sama sekali," paparnya.
Untuk menjaga stamina, Ustaz Riza menyarankan waktu olahraga yang ideal:
- Menjelang Berbuka: Sekitar 30–60 menit sebelum azan Magrib agar tubuh bisa segera rehidrasi.
- Setelah Tarawih: Saat kondisi stamina lebih stabil setelah mendapatkan asupan nutrisi.
- Setelah Sahur: Aktivitas ringan seperti jalan santai atau peregangan (stretching).
- Jenis olahraga yang direkomendasikan antara lain jalan cepat, jogging ringan, atau latihan beban intensitas rendah.
"Niatkanlah olahraga sebagai ibadah. Misalnya dengan niat agar tubuh kuat untuk melaksanakan salat, puasa, dan amal saleh lainnya. Ramadan bukan alasan untuk melemah, melainkan momentum menata ulang keseimbangan hidup," pungkasnya. (Arief Basuki Rohekan/ Angga Azka)
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
Eksklusif
Multiangle
Meaningful
Liputan Khusus Tribun Sumsel
Aku Lokal Aku Bangga
Lokal Bercerita
mata lokal menjangkau indonesia
Ramadan
Zulkhair Ali
| Dari Balik Jeruji Besi, Sebulan Penuh Warga Binaan Lapas Sekayu Raih Berkah Khataman Al Quran |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadhan dan Doa 1 Syawal 1447 Hijriah Sesuai Ajaran Rasulullah SAW |
|
|---|
| 50 Kata-Kata Mutiara Jumat Terakhir Ramadhan 2026, Bikin Nangis dan Menyentuh Hati untuk Caption |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Akhir Ramadhan 1447 H/2026, Khidmat dan Penuh Makna untuk Refleksi Diri |
|
|---|
| Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga: Teks Arab, Latin, Arti, dan Batas Waktunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Senam-Bersama-Pesta-Rakyat-PORNAS-XVII-KORPRI-2025.jpg)