Berita Palembang
Pedagang Pecel Lele di Palembang Luka Parah Usai Diserang Sekelompok Remaja di Jalan Merdeka
Ayah dan anak pedagang pecel lele di Palembang diserang sekelompok remaja yang berboncengan sepeda motor.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Ayah dan anak pedagang pecel lele di Palembang diserang sekelompok remaja bersenjata tajam saat melintas di Jalan Merdeka, Selasa (26/5/2026) dini hari.
- Akibat kejadian itu, Nurrafli (47) mengalami luka tusuk hingga mengenai paru-paru dan dirawat intensif, sementara anaknya Destian (25) mengalami luka gores serta sepeda motor mereka dirusak.
- Polisi menduga pelaku merupakan kelompok remaja atau geng yang hendak tawuran dan kini masih menyelidiki kasus tersebut.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ayah dan anak pedagang pecel lele di Palembang diserang sekelompok remaja yang berboncengan sepeda motor.
Peristiwa itu terjadi ketika, 15 orang pelaku ini melintas di Jalan Merdeka, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Korban yakni Destian (25) dan ayahnya Nurrafli (47) yang mengalami luka tusuk di bawah ketiak cukup dalam hingga melukai paru-paru, sehingga masih dirawat secara intensif di rumah sakit.
Sedangkan Destian, mengalami luka gores di lengan dan pahanya.
Saat dijumpai usai membuat laporan di Polsek Ilir Barat I, Destian menceritakan peristiwa berawal ketika ia sedang dalam perjalanan hendak pergi belanja es batu, kemudian ketika di depan Puskesmas Merdeka muncul sekelompok remaja yang membawa senjata tajam.
Salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam hingga mengenai lengan dan paha.
"Pelaku keluar dari lorong gelap sebelah Puskesmas kemudian teriak 'mati kau' dan 'ini nah Bistek, sini kalau berani'. Ada banyak mereka, sekitar 15 orang pakai sajam semua," kata Destian.
Untuk menyelamatkan diri, Destian lari ke seberang jalan dan meninggalkan motornya yang langsung dirusak oleh para pelaku.
"Saya lari ke kedai Kopi Kenangan untuk selamatkan diri dan sembunyi," katanya.
Kemudian, Destian menelpon ayahnya untuk meminta bantuan agar dijemput dan mengambil motor.
Berselang lima menit kemudian, ayahnya tiba di TKP bersama adik, ternyata rombongan pelaku masih ada di dalam lorong tersebut dan mengejar keduanya.
"Bapak sama adik dikejar pakai motor, adik berhasil lolos tapi bapak jatuh persis di depan warung pecel lele simpang lampu merah Kodim. Disitu bapak jadi sasaran para pelaku, kena tombak," katanya.
Baca juga: Kronologi Tawuran Berdarah 10 Ilir: Remaja 14 Tahun Luka Tusuk, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Baca juga: Tawuran Berdarah di 10 Ilir Palembang, Remaja 14 Tahun Kena Tusuk di Leher Kiri, Ibu Lapor Polisi
Ia menduga pelaku adalah geng atau kelompok remaja yang mencari musuh atau hendak melakukan tawuran. Sebab tidak ada barang yang diambil, melainkan hanya sepeda motor dirusak.
| Jalani Bisnis Narkoba, 2 IRT di Cengal OKI Ditangkap Saat Jual 170 Butir Ekstasi ke Polisi Menyamar |
|
|---|
| Jelang Iduladha 1447 H, Pertamina Gandeng Aparat Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sumbagsel Aman |
|
|---|
| Ambil Orderan Makanan, Ojol di Palembang Syok Hilang Motor di Jalan Sudirman |
|
|---|
| Mulai Dibuka Hari Ini, Berikut Link Pendaftaran Seleksi Mandiri Unsri Lengkap dengan Syarat |
|
|---|
| Tak Sekadar Antar Penumpang, Driver Ojol di Palembang Diajak Jadi Agen Penggerak Jaminan Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pedagang-Pecel-Lele-di-Palembang-Luka-Parah-Usai-Diserang-Sekelompok-Remaja-di-Jalan-Merdeka.jpg)