Berita Palembang

Momen Haru Rafael Bocah 10 Tahun Nangis Sambil Peluk 'Arjuna' Sapi Kurban Presiden Prabowo

Suasana di halaman Masjid Takwa, Palembang, Selasa (26/5/2026), cukup ramai. Anak-anak dan orang tua antusias

Tayang:
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Moch Krisna
Tribunsumsel.com/Syahrul Hidayat
HEWAN KURBAN PRABOWO : Rafael dan Arjuna saling lepas ketika tiba di halaman Masjid Takwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Sapi Simental dari Presiden RI ini akan dikurbankan besok. 

Ringkasan Berita:
  • Seekor sapi jenis Simental berbobot jumbo 1,18 ton bernama Arjuna tiba di Masjid Takwa Palembang sebagai hewan kurban dari Presiden RI.
  • Kedatangan sapi tersebut diwarnai momen emosional dan isak tangis dari Rafael (10), bocah SD yang telah merawat Arjuna dengan penuh ketelatenan selama tiga tahun terakhir.
  • Meski merasa sedih kehilangan hewan kesayangannya, Rafael dan keluarganya mengaku ikhlas melepas Arjuna untuk diserahkan kepada panitia kurban melalui Gubernur Sumsel.

 


TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG --
Suasana di halaman Masjid Takwa, Palembang, Selasa (26/5/2026), cukup ramai. Anak-anak dan orang tua antusias ingin melihat sapi kurban dari Presiden RI tiba di halaman belakang Masjid Takwa Palembang.

Namun di sisi lain, terlihat ada suasana haru dari seekor sapi jenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 1,18 ton, yang akrab disapa "Arjuna", tiba di lokasi untuk disiapkan sebagai hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia.

Perhatian warga bukan hanya tertuju pada besarnya ukuran sapi tersebut, melainkan pada sosok bocah laki-laki berusia 10 tahun yang terus mendampinginya dengan mata berkaca-kaca.

Dia adalah Rafael, siswa kelas 4 SD Al-Adli yang selama tiga tahun terakhir menjadi sosok paling berjasa dalam merawat Arjuna, nama sapi tersebut, hingga tumbuh menjadi sapi berukuran jumbo.

Saat truk pengangkut perlahan membuka pintu, Rafael segera mendekat. Ia mengelus kepala Arjuna dengan lembut.

Sesaat kemudian, kepala keduanya saling bersandar, menciptakan momen perpisahan yang begitu emosional. Rafael tak kuasa menahan haru, ia terlihat beberapa kali mengusap matanya sambil tetap menggenggam erat tali Arjuna.

"Sudah tiga tahun saya merawatnya setiap hari. Sedih pasti, tapi tidak apa-apa, saya ikhlas. Ini untuk kurban dari Bapak Presiden, insyaallah ada gantinya," ujar Rafael lirih ketika diwawancarai Tribunsumsel.com - Sripoku.com.

"Iya, tadi sudah sama-sama nangis di jalan," timpal Andre, orang tua Rafael.

Di balik pertumbuhan Arjuna yang luar biasa, terdapat ketelatenan Rafael. Anak pertama dari pasangan Andre dan Yunita ini menceritakan rutinitasnya yang tak pernah absen dilakukan sebelum berangkat sekolah.

Setiap pagi, Rafael rutin memberikan pakan berupa campuran onggok, ampas tahu, dan kulit ubi. Sementara pada sore dan malam hari, ia memastikan Arjuna mendapatkan asupan rumput segar dan air putih yang cukup.

Ibu Rafael, Yunita (34), mengaku tidak menyangka sapi yang dirawat anaknya dari kecil itu kini tumbuh menjadi sapi seberat lebih dari satu ton.

"Kami sendiri tidak menyangka Arjuna bisa sebesar ini," ungkap Yunita saat diwawancarai di lokasi.

Proses pemindahan Arjuna dari peternakan milik keluarga di Jalan Ponorogo, Sukawinatan, menuju Masjid Takwa dilakukan dengan sangat hati-hati. Mengingat bobotnya yang besar, pihak keluarga memastikan sapi tersebut tidak mengalami cedera selama perjalanan.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved