Bripda Muhammad Kadafi Viral

Profil Bripda Muhammad Kadafi, Polisi Muda di Palembang Viral Bantu Biaya Hingga Pemakaman Bayi

Muhammad Kadafi, polisi berpangkat Bripda viral melunasi seluruh tagihan perawatan RS jenazah bayi senilai Rp8.000.000 menggunakan uang pribadinya.

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Instagram/korpolairud
POLISI VIRAL- Muhammad Kadafi, polisi berpangkat Bripda viral melunasi seluruh tagihan perawatan RS jenazah bayi senilai Rp8.000.000 menggunakan uang pribadinya. 

Ringkasan Berita:
  • Muhammad Kadafi, seorang polisi berpangkat Bripda menunjukkan sikap humanis dengan melunasi biaya rumah sakit jenazah bayi senilai Rp8 juta
  • Jenazah bayi Keyvano Affinata Alfarez akhirnya dapat dipulangkan dan dimakamkan di TPU Kandang Kawat
  • Bayi bernama Keyvano Affinata Alfarez berusia 5 bulan 5 hari itu sebelumnya menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Palembang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Mengenal sosok Bripda Muhammad Kadafi, personel Binopsnal Ditpolairud Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang baru-baru ini menyita perhatian publik karena sikap humanisnya.

Bripda Muhammad Kadafi viral karena rela membantu seorang bayi yang meninggal dunia namun terkendala biaya administrasi rumah sakit di Palembang.

Di saat bersamaan, Bripda Muhammad Kadafi yang tengah melaksanakan piket di Mako Ditpolairud Polda Sumsel juga mendengar kabar tersebut dan langsung tergerak untuk membantu.

Baca juga: AKP Zahirin Resmi Jabat Kabag Ren Polres Ogan Ilir, AKP Sondi Fraguna Jadi Kapolsek Tanjung Raja

Bripda Kadafi lantas berinisiatif melunasi seluruh tagihan perawatan rumah sakit senilai Rp8.000.000 menggunakan uang pribadinya.

Dikutip dari akun Instagram Korpolairud Baharkam Polri @korpolairud pada Selasa (26/5/2026), bayi bernama Keyvano Affinata Alfarez berusia 5 bulan 5 hari itu sebelumnya menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Palembang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kesedihan keluarga ini kian berlipat ganda.

Di tengah rasa kehilangan yang luar biasa, mereka dihadapkan pada kenyataan pahit, jenazah sang buah hati tidak bisa dibawa pulang karena terkendala biaya administrasi rumah sakit yang membengkak hingga Rp11 juta.

Diketahui, almarhum bayi Keyvano belum terkaver oleh BPJS Kesehatan lantaran pihak keluarga masih dalam proses pengurusan Kartu Keluarga (KK). Alhasil, seluruh biaya pengobatan harus ditanggung secara mandiri.

Akibat keterbatasan ekonomi, ibu korban bersama beberapa rekannya sejak pagi hingga malam hari berupaya mencari bantuan donasi untuk menutupi biaya rumah sakit dan penebusan jenazah.

Cerita pilu perjuangan sang ibu ini akhirnya beredar dari mulut ke mulut hingga sampai ke telinga Febri Zulian, Ketua Umum Generasi Ratu Dewa.

Setelah berkomunikasi dengan Febri Zulian, Bripda Muhammad Kadafi membantu melunasi sisa biaya administrasi rumah sakit sebesar Rp8 juta dari total tagihan Rp11 juta agar jenazah bayi dapat segera dibawa pulang oleh keluarga.

Antar hingga ke Peristirahatan Terakhir

Kepedulian Bripda Kadafi tidak berhenti pada bantuan finansial saja.

Sebagai wujud empati yang mendalam, ia juga meluangkan waktu untuk mendampingi, mengawal, hingga mengantarkan langsung jenazah almarhum Keyvano ke tempat peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat, Palembang.

Atas kebaikan yang tak terhingga ini, isak tangis haru dan rasa terima kasih mendalam disampaikan pihak keluarga kepada jajaran kepolisian, khususnya Kapolda Sumsel, Dirpolairud Polda Sumsel, serta Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Sumsel yang telah berhasil mendidik personel dengan jiwa sosial yang begitu tinggi.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Bripda Muhammad Kadafi ini kini menuai banyak pujian dan apresiasi luas dari masyarakat Palembang.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved