Perundungan Mahasiswa PPDS Unsri
RSMH Palembang Fokus Perbaikan Sistem dan Perlindungan PPDS, Buntut Dugaan Perundungan PPDS Unsri
Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya dugaan praktik perundungan (bullying) yang dilakukan oleh oknum mahasiswa senior terhadap mahasiswa junior.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Slamet Teguh
Ringkasan Berita:
- Kemenkes RI menghentikan sementara PPDS Ilmu Kesehatan Mata di RSMH Palembang akibat dugaan praktik perundungan oleh senior terhadap junior.
- Penghentian ini dimanfaatkan untuk evaluasi dan pembenahan sistem pembelajaran agar tercipta lingkungan pendidikan yang aman dan bebas bullying.
- RSMH menyiapkan tim khusus, sistem pelaporan aman, sanksi tegas, serta dukungan psikososial bagi peserta PPDS.
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menghentikan sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata di RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya dugaan praktik perundungan (bullying) yang dilakukan oleh oknum mahasiswa senior terhadap mahasiswa junior.
Direktur Utama RSMH Palembang, dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS, menyatakan pihak rumah sakit akan melaksanakan sepenuhnya instruksi yang diberikan oleh Kemenkes.
Penghentian sementara ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada RSMH bersama Bagian Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) melakukan perbaikan sistem pembelajaran PPDS, khususnya pada Program Studi Ilmu Kesehatan Mata.
“Penghentian sementara ini dilakukan agar kami dapat melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pembelajaran, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari perundungan,” kata dr. Siti Khalimah, Rabu (14/1/2026).
Baca juga: PPDS Ilmu Kesehatan Mata Unsri di RSMH Palembang Dihentikan Sementara, Buntut Dugaan Perundungan
Baca juga: Mahasiswi PPDS Unsri yang Diduga Jadi Korban Perundungan dan Pemerasan Senior Lapor ke Polda Sumsel
Sebagai tindak lanjut, RSMH telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mencegah dan menangani praktik bullying di lingkungan PPDS.
Upaya tersebut antara lain mengoptimalkan peran dan fungsi tim pencegahan serta penanganan bullying yang dibentuk bersama FK Unsri, melakukan sosialisasi berkala terkait larangan perilaku perundungan, serta menindak tegas pelaku dan memberikan perlindungan kepada pelapor.
Selain itu, RSMH juga akan memberikan dukungan psikososial kepada peserta PPDS guna meningkatkan resiliensi dan kohesi antarmahasiswa.
Rumah sakit juga tengah menyiapkan sistem pelaporan khusus yang dapat diakses secara aman oleh peserta PPDS apabila mengetahui atau menjadi korban tindakan perundungan.
Sementara itu, untuk program PPDS lainnya di RSMH, dr. Siti Khalimah menegaskan bahwa secara umum proses pembelajaran masih berjalan dengan baik.
Tim penanganan bullying akan terus melakukan sosialisasi, pendampingan, serta investigasi apabila ditemukan dugaan perilaku perundungan, dan akan memberikan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.
“Kami berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang profesional dan beretika bagi seluruh peserta PPDS,” tegasnya.
Baca Berita Tribunsumsel.com Lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung dalam Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
| Rektor Unsri Bantah Isu Pemerasan Mahasiswi PPDS, Korban Perundungan Dapat Pendampingan Psikolog |
|
|---|
| Kata Mendikti Saintek soal Mahasiswa PPDS Unsri Diduga Korban Perundungan dan Pemerasan Senior |
|
|---|
| Sikap Tegas Unsri ke Pelaku Perundungan dan Pemerasan Mahasiswi PPDS, Diberi SP2 dan Wisuda Ditunda |
|
|---|
| PPDS Ilmu Kesehatan Mata Unsri di RSMH Palembang Dihentikan Sementara, Buntut Dugaan Perundungan |
|
|---|
| Polda Sumsel Ralat Soal Laporan Dugaan Perundungan dan Pemerasan Mahasiswa FK Unsri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/PPDS-Ilmu-Kesehatan-Mata-Unsri-di-RSMH-Palembang-Dihentikan-Sementara-Buntut-Dugaan-Perundungan.jpg)