Berita Nasional

5 Keputusan MPR RI usai Kontroversi LCC 4 Pilar Kalbar: Final Diulang dan Libatkan Juri Independen

Dimana salah satu poin utama yang diputuskan adalah pelaksanaan ulang babak final di Kalimantan Barat dengan pengawasan yang lebih ketat.  Langkah in

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/Sekretariat Presiden
ULANG KOMPETISI -- Sosok Ahmad Muzani dalam salah satu wawancara yang diambil tangkapan layar dari kanal youtube Sekretariat Presiden, Rabu (13/5/2026). Muzani menetapkan lima poin instruksi krusial guna menyikapi kontroversi babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat.  

Ringkasan Berita:
  • MPR RI resmi memutuskan untuk menggelar ulang final LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat pasca insiden kesalahan penilaian juri yang viral.
  • Untuk menjamin objektivitas, lomba ulang akan melibatkan juri independen dan diawasi langsung oleh pimpinan MPR RI guna menjaga sportivitas serta marwah kompetisi.
  • Ketua MPR Ahmad Muzani mengapresiasi keberanian siswa dalam melayangkan protes sebagai wujud demokrasi yang baik dan berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani secara resmi menetapkan lima poin instruksi krusial guna menyikapi kontroversi babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat. 

Keputusan tersebut menjadi jawaban tegas atas kegaduhan publik setelah adanya insiden kesalahan penilaian oleh dewan juri terhadap jawaban benar yang disampaikan oleh peserta lomba.

Di mana salah satu poin utama yang diputuskan adalah pelaksanaan ulang babak final di Kalimantan Barat dengan pengawasan yang lebih ketat. 

Langkah ini diambil untuk menjamin keadilan serta mengembalikan marwah kompetisi kebangsaan yang menjadi ajang pembentukan karakter calon pemimpin bangsa tersebut.

"Karena itu tadi pimpinan setelah mendengarkan itu mengambil keputusan beberapa hal," jelas Ketua MPR RI, Ahmad Muzani saat konferensi pers, Rabu (13/5/2026) dalam pemberitaan Tribunnews.com

Baca juga: Sosok Ahmad Muzani, Ketua MPR RI Kena Gugat Buntut Juri Salahkan Jawaban Benar Peserta LCC 4 Pilar

Ahmad Muzani kemudian merinci lima langkah konkret yang akan segera dilaksanakan oleh pihak MPR RI:

"Satu, lomba cerdas cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya."

"Yang kedua, juri yang akan menjuri dalam lomba cerdas cermat tersebut adalah juri independen."

"Yang ketiga, pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut dari awal sampai akhir."

"Yang keempat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada peserta lomba yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pandangan, kebebasan berbicara, dan menyampaikan protes atas ketidakpuasannya, dan kami mendengar itu sebagai sebuah cara untuk melatih mereka, untuk melatih menjadi contoh demokrasi yang baik."

"Dan yang kelima, kami akan terus melakukan evaluasi terhadap penyempurnaan kegiatan-kegiatan MPR, yang hari ini terus kita dengarkan pandangan masyarakat dengan berbagai macam media yang kita dengar."

Di sisi lain, Ahmad Muzani menekankan bahwa meskipun terdapat kendala teknis, esensi dari LCC Empat Pilar MPR RI tidak boleh pudar.

Ia memandang kompetisi ini sebagai wadah penting bagi generasi muda untuk mendalami ideologi negara mulai dari Pancasila hingga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Baca juga: Akui Salah di Kalbar, MPR RI Tetap Lanjutkan Program LCC 4 Pilar: Bentuk Generasi Karakter Muda

"Kesadaran terhadap persoalan ini akan melahirkan konstitusi yang lahir dari Bumi Indonesia," tutur Ahmad di hadapan awak media. 

"Itulah yang kami bekali hari ini dan itulah pekerjaan yang kedepankan konstitusi kepada kami dalam kasus Kalimantan Barat." pungkasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved