Berita Nasional

Akui Salah di Kalbar, MPR RI Tetap Lanjutkan Program LCC 4 Pilar: Bentuk Generasi Karakter Muda

Keputusan untuk mengulang pertandingan ini diambil demi menjaga integritas kompetisi serta memastikan transparansi dalam penilaian, setelah insiden t

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Weni Wahyuny
Youtube/MPRGOID
FINAL LCC 4 PILAR MPR RI DI KALBAR - Tangkapan layar youtube MPRGOID, Selasa (12/5/2026). Ketua MPR RI tegaskan tetap lanjutkan program meski lakukan kesalahan di Kalbar. 

Ringkasan Berita:
  • MPR RI resmi memutuskan untuk menggelar ulang babak Final LCC 4 Pilar tingkat Provinsi Kalbar akibat polemik ketidakadilan juri.
  • Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengakui adanya kekhilafan penyelenggara dan berterima kasih atas kritik masyarakat serta netizen.
  • Program LCC 4 Pilar dipastikan tetap berlanjut secara nasional demi penguatan pemahaman konstitusi bagi generasi muda.

TRIBUNSUMSEL.COM -- Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) akhirnya mengambil langkah tegas guna merespons gelombang protes masyarakat terkait dugaan ketidakadilan dalam babak Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat

Keputusan untuk mengulang pertandingan ini diambil demi menjaga integritas kompetisi serta memastikan transparansi dalam penilaian, setelah insiden tersebut menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga terhadap kualitas edukasi kebangsaan bagi generasi muda. 

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup mata terhadap masukan publik dan berkomitmen untuk memperbaiki prosedur penyelenggaraan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baca juga: Poin-Poin Petitum David Tobing dalam Gugatan LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar di PN Jakarta Pusat

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan perlombaan ulang untuk menentukan perwakilan dari Kalbar tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Lomba Cerdas Cermat di tingkat Kalimantan Barat yang final akan kita lakukan ulang pada waktu yang akan segera diputuskan secepatnya," kata Muzani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026) dalam pemberitaan Tribunnews.com

Muzani menyatakan pihaknya telah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal MPR serta menerima segala kritikan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para netizen yang menyampaikan pandangan, kritik, dan saran kepada kami," ujarnya.

Muzani mengakui bahwa memang terdapat kesalahan dari pihak penyelenggara dalam insiden penilaian tersebut.

Baca juga: Alasan Ahmad Muzani Ikut Digugat David Tobing Terkait Polemik LCC 4 Pilar, Diminta Pecat 2 Juri

"Dalam kasus Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih dan kami semuanya memahami ada kekurangan, ada keterbatasan, ada kekhilafan dalam penyelenggaraan itu," ucapnya.

Komitmen Karakter Generasi Muda

Muzani memastikan bahwa program LCC 4 Pilar secara nasional tidak akan dihentikan dan akan terus berjalan.

Menurut dia lomba ini memegang peranan krusial dalam membentuk karakter generasi muda.

"Kami merasa bahwa kegiatan ini harus terus dilanjutkan karena ini adalah salah satu cara untuk memastikan bahwa pemimpin-pemimpin ke depan kita, anak-anak muda kita, harus memahami dengan betul tentang dasar negaranya yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar negaranya yakni Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," jelasnya.

Dengan pemahaman dasar negara yang kuat, Muzani berharap generasi muda dapat merawat keutuhan bangsa.

"Kesadaran terhadap persoalan ini akan melahirkan konstitusi yang lahir dari bumi Indonesia. Itulah yang kami bekali hari ini dan itulah pekerjaan yang dipebankan konstitusi kepada kami," imbuhnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved