Kepala BGN Dicopot

Ajukan Status Justice Collaborator, Sony Sonjaya Siap Bongkar Aktor Intelektual Korupsi Program MBG

Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru.

Tayang:
Editor: Moch Krisna
Youtube/Kejaksaan RI
DITANGKAP- Di balik dinding sel tahanan Kejagung, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya rupanya sempat meninggalkan pesan emosional kepada Nanik S. Deyang. 

Ringkasan Berita:
  • Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya resmi menyatakan kesiapannya menjadi Justice Collaborator (JC) dan telah menuangkannya dalam BAP Kejaksaan.
  • Melalui kuasa hukumnya, Sony bertekad membongkar keterlibatan sejumlah tokoh penting dari kalangan eksekutif dan legislatif dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis.
  • Pihak Sony akan segera mengirimkan surat permohonan resmi JC ke Kejaksaan Agung demi transparansi kasus di pengadilan nanti.

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru.

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, menyatakan kesiapannya menjadi Justice Collaborator (JC) usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

Hal tersebut disampaikan melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti melansir dari Tribunnews.com, Jumat (4/6/2026).

"Pak Sony menyatakan siap menjadi Justice Collaborator, tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan," kata Krisna.

Ia mengungkapkan, kliennya siap membeberkan pihak-pihak yang diduga turut terlibat dalam perkara tersebut.

"Menurut klien saya, yang jelas melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif. Klien saya siap buka semuanya," ujarnya.

Meski demikian, Krisna belum bersedia mengungkap identitas pihak yang dimaksud.

Dia menyebut surat permohonan resmi sebagai Justice Collaborator akan segera diajukan kepada Kejaksaan Agung.

Krisna berharap status tersebut dapat membantu penyidik mengungkap perkara secara lebih terang.

"Pada waktunya nama-nama tokoh yang terlibat akan kita buka di pengadilan. Ini adalah itikad baik dari Pak Sony agar kasusnya transparan," tuturnya.

 

EKS WAKIL KEPALA BGN- Dalam pernyataan terakhirnya sebelum diringkus, Sony bersumpah membantah keterlibatan dirinya dalam isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
EKS WAKIL KEPALA BGN- Dalam pernyataan terakhirnya sebelum diringkus, Sony bersumpah membantah keterlibatan dirinya dalam isu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Youtube/Tribunnews)

 

Rincian Harta Kekayaannya

DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 10.073.000.000

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved