Berita Palembang
Ada Warganya Terkena DBD, Kelurahan 26 Ilir D Satu Palembang Lakukan Fogging di Wilayahnya
Chairil mengatakan, fogging ini dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa yang menyebarkan penyakit DBD.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan Sripoku.com, Palembang mbd
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Alvaro Ataullah Wijaya (2) warga Jl Kapten A Rivai Lorong Karya terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), Selasa (22/4/2025) sehingga harus dirawat di RS Bunda Palembang.
Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran DBD di wilayah kelurahan 26 Ilir D Satu, Lurah Chairil SH bertindak cepat melakukan fogging di sekitar kediaman Alvaro.
"Dari hasil diagnosa dr K Yangtjik N SpA anak yang dirawat di rumah sakit Bunda Palembang positif DBD," kata Chairil yang bertindak cepat melakukan penyemprotan di Lrg Karya Jalan Kapten A Rivai.
Chairil mengatakan, fogging ini dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa yang menyebarkan penyakit DBD.
"Fogging ini hanya untuk membunuh nyamuk dewasa dan jentik nyamuk akan dilakukan tindakan lain dengan membuang botol plastik, dan menutup bak-bak air," ujar Chairil, yang menindaklanjuti instruksi Camat IB I Alexander, hari ini harus di fogging di rumah warga yang terkena DBD dan sekitarnya bersama pihak Puskesmas Sei Baung dan sekaligus membagikan Abate ke warga.
Baca juga: Khawatir Kasus DBD Meningkat, Orangtua di Lubuk Keliat Ogan Ilir Minta Dinkes Gerak Cepat Antisipasi
Baca juga: Masuk Pancaroba, Pemkab OKU Minta Masyarakat Waspada Penyakit DBD dan Diare, Ungkap Cara Penanganan
Sementara Camat IB I Alexander menyampaikan, tindakan Lurah 26 Ilir sudah tepat dengan cepat melakukan fogging dikawasan yang diduga penyebaran nyamuk DBD.
"Sebelum terlambat dan menyebar terlalu luas, fogging segera dilakukan di tempat penyebaran nyamuk DBD. Dan diharapkan seluruh lurah segera mengawasi lingkungan masing-masing, lakukan fogging sebelum ada korban jiwa," tutur Alexander.
Tujuan fogging tidak lain untuk memutuskan rantai penularan DBD dengan membunuh nyamuk dewasa yang menjadi vaktor penyakit tersebut.
"Langkah pernah fogging, dan menutup genangan air yang ada di bak atau botol yang bisa saja terjadi adanya jentik nyamuk.
"Kita tidak menunggu terjadi peningkatan kasus DBD. Ada laporan langsung kita lakukan fogging segera," ungkap Alexander yang meminta masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| 2 Warga Palembang Dijatuhi Sanksi Kerja Sosial dan Denda Akibat Buang Sampah Sembarangan |
|
|---|
| Pengumuman Kelulusan Siswa SMP se-Palembang Malam ini, Disdik Tegaskan Larang Siswa Gelar Konvoi |
|
|---|
| Kloter 1 Mendarat Selasa Pagi, Keluarga Jemaah Haji Sumsel Diimbau Tidak Menjemput ke Asrama Haji |
|
|---|
| Resmi Kantongi Izin Kemenhub, Ini Alasan KA Limex Sriwijaya Belum Bisa Langsung Beroperasi |
|
|---|
| Pedagang Pecel Lele di Palembang Trauma Usai Diserang Geng Motor,Kini Tak Berani Jualan Sampai Larut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ada-Warganya-Terkena-DBD-Kelurahan-26-Ilir-D-Satu-Palembang-Lakukan-Fogging-di-Wilayahnya.jpg)