Berita Viral

Fakta Fidya Kamalinda, Atlet Taekwondo Diduga Korban Kekerasan Orangtua dan Jadi 'ATM Berjalan'

Fidya Kamalinda mengaku orangtuanya selalu memaksakan kepadanya untuk berprestasi hingga mendapatkan uang. Orangtuanya bahkan pernah membawanya ke

Tiktok/@ryuki.janessa/dreamfightwin
ATLET TAEKWONDO KABUR. (kiri) Tangkap layar Fidya Kamalinda, atlet Taekwondo Kota Bandung, Jawa Barat 10 tahun lalu. (kanan) Fidya Kamalinda membantah dilaporkan hilang, Kamis, (6/3/2025). Mengenal sosok Fidya Kamalinda, atlet Taekwondo Kota Bandung, Jawa Barat yang dikabarkan menghilang sejak tahun 2015 kini muncul ngaku disiksa ayah 

Fidya Kamalindah mengaku pertama kali dianiaya ayahnya pada usia 5 tahun hingga dia beranjak dewasa.

Fidye Kamalindah mengaku ayahnya berambisi menjadikannya ‘ATM Berjalan’ untuk menghasilkan uang dari atlet Taekwondo.

“Usahanya tidak mengalami kemajuan pada saat itu mungkin sampai sekarang,” kata dia.

Kabur dari Rumah

Setelah melihat perlakuan tidak menyenangkan dari orangtua, Fidya Kamalindah akhirnya melarikan diri.

Dia menghilang dari rumah semai 2015.

Fidya Kamalinda akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi melalui video yang diunggahnya di TikTok, pada Kamis (13/3/2025).

Di awal video, Fidya Kamalinda memperlihatkan KTP-nya demi membuktikan dirinya adalah sosok atlet Taekwondo yang dikabarkan hilang tersebut.

Fidya Kamalinda dengan mata berkaca-kaca membantah semua pernyataan orangtuanya.

Ia menegaskan dirinya bukan korban penculikan, wanita yang kini berusia 30 tahun itu mengaku pergi dari rumah karena keinginannya sendiri.

"Bismillah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu, nama saya Fidya Kamalinda," ucap Fidya Kamalinda.

"Saya di sini untuk menanggapi berita yang beredar di media social tentang diriku yang pertama terkait kasus penculikan, saya ingin mengatakan itu adalah fitnah. Saya keluar rumah atas dasar keinginan saya sendiri," tegasnya.

Fidya Kamalindah lalu membeberkan alasannya untuk kabur dari rumah.

Menurut pengakuan Fidya Kamalinda, sedari kecil dirinya menjadi korban penganiayaan ayahnya.

Fidya Kamalindah menyebut pertama kali dianiaya ayahnya di usia 5 tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved