Berita Viral
Sosok Danik Eko Irawanto, Sopir Bus Maut 'Ingin Cepat Sampai' Tabrak Pasutri Hingga Tewas di Blitar
Danik Eko Irawanto (35), seorang sopir bus PO Rana Jaya ditetapkan jadi tersangka atas kecelakaan lalu lintas hingga menewaskan pasangan suami istri
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Danik Eko Irawanto (35), seorang sopir bus PO Rana Jaya ditetapkan jadi tersangka atas kecelakaan lalu lintas hingga menewaskan pasangan suami istri di Blitar.
Danik Eko Irawanto nekat menerobos lampu merah di perempatan Poluhan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, pada Selasa (18/2/2025) pagi.
Danik Eko merupakan warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Baca juga: Kronologi Mobil Pengiring Pengantin Terbalik di Lubuklinggau, Sopir Kaget Hindari Bocah Bawa Motor
Aksi kebut Danik Eko hingga menabrak pasutri hingga tewas itu rupanya ia tengah terburu-buru ingin segera sampai di garasi Blitar.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Andang Wastiyono, menjelaskan alasan di balik tindakan Danik Eko.
"Pengakuan kepada penyidik dalam pemeriksaan, tersangka sopir bus beralasan terburu-buru ingin segera sampai di garasi Blitar," ungkap Andang kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (19/2/2025).
"Dia ingin cepat sampai di garasi Blitar dan pulang ke Malang," tambahnya.
Bus yang dikemudikan Danik Eko adalah bus penumpang umum dengan trayek Blitar-Malang.
Pada saat kecelakaan terjadi, bus sedang dalam perjalanan menuju Blitar. Waktu menunjukkan sekitar pukul 06.30 WIB.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 13 kilometer dari Terminal Bus Patria Blitar.
Andang menjelaskan bahwa alasan terburu-buru tersebut mendorong Danik Eko mendahului tiga kendaraan dan menerobos lampu merah.
Saat bersamaan, sepeda motor yang ditunggangi pasutri Suparno dan Sumiati melintas dari arah selatan karena lampu lalu lintas warna hijau menyala.
Korban Terpental
Tabrakan pun tak terhindarkan, menyebabkan tubuh pasutri tersebut terlempar beberapa meter, hingga meninggal di lokasi kejadian.
Benturan dengan sepeda motor mengakibatkan bagian depan bus penyok dan kaca depan retak-retak.
| Rumah Makan Pagi Sore PIK Minta Maaf usai Viral Tuding Turis Malaysia Tak Bayar Makan Rp900 Ribu |
|
|---|
| Kronologi RM Pagi Sore di PIK Diboikot Warga Malaysia, Berawal Turis Dituding Tak Bayar Usai Makan |
|
|---|
| Sosok Norain Mohd Yunus, Wisman Malaysia Viral Dituduh Tak Bayar Rp900 Ribu di RM Pagi Sore PIK |
|
|---|
| Teguran Terakhir Gerindra ke Ahmad Syahri Anggota DPRD Jember Main Gim dan Merokok saat Rapat |
|
|---|
| Detik-detik Emak-emak Nyaris Lempar Speaker ke Afgan Dari Lantai 2 Mall, Diduga Ngamuk Ingin Duet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Danik-Eko-Irawanto-35-seorang-sopir-bus-PO-Rana-Jaya-ditetapkan-jadi-tersangka-at.jpg)