Berita Pagar Alam

Harga Biji Kopi di Pagar Alam Kini Tembus Rp 73 Ribu Perkilo, Diprediksi Harganya Bakal Terus Naik

Sejumlah petani di Kota Pagar Alam memang biasanya tidak akan menjual habis hasil panen mereka pada saat masa panen.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Wawan Septiawan
BIJI KOPI - Seorang Petani Kopi Menjual Simpanan Biji Kopi Disalah Satu Pengepul di Kota Pagar Alam, Minggu (2/2/2025). Harga Biji Kopi di Pagar Alam Kini Tembus Rp 73 Ribu Perkilo, Diprediksi Harganya Bakal Terus Naik 

LAPORAN Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Harga jual biji kopi di Kota Pagar Alam saat ini terus mengalami kenaikan.

Meskipun saat ini belum masuk masa panen, namun masih ada saja petani yang gerak cepat menjual biji kopi mereka agar bisa mendapat harga yang mahal.

Sejumlah petani di Kota Pagar Alam memang biasanya tidak akan menjual habis hasil panen mereka pada saat masa panen.

Hasil panen akan disimpan dengan tujuan jika membutuhkan dana cepat dan darurat simpanan hasil panen bisa dijual untuk kebutuhan tersebut.

Namun melihat harga biji kopi yang sudah tembus diangka Rp73.000 perkilogram, banyak petani yang menjual simpanan hasil panen mereka untuk bisa mendapatkan untung besar.

Ismanto (61) salah seorang petani Kopi yang memiliki simpanan Kopi mengatakan, jika dirinya memang selalu menyisakan hasil panen sebagai simpanan.

Tujuannya saat butuh dana cepat bisa dijual.

"Biasanya sengaja disisakan hasil panen tahun lalu sebagai simpanan untuk keperluan mendadak. Tapi saat ini sengaja saya jual meskipun belum butuh dana karena harganya yang mahal," ujarnya.

Baca juga: Jelang Musim Panen, Harga Jual Kopi di Pagar Alam Tembus Rp72 Ribu Perkilo

Baca juga: Kopi Pagar Alam Mulai Diekspor ke Malaysia Hingga Australia, Petani Makin Semangat Rawat Kebun

Ismanto mendapat harga cukup tinggi saat menjual kopi simpanannya yaitu Rp73.000 perkilogram.

Harga tersebut merupakan harga tertinggi karena Kopi miliknya sudah sangat kering karena hampir enam bulan disimpan.

"Saya jual kemarin dengan harga Rp73 ribu perkilogram. Itu harga tertinggi kemarin karena memang biji Kopi saya bagus dan kering," katanya.

Sementara itu, Nando (37) petani kopi lainya mengatakan, jika kopi miliknya dihargai Rp72.000 perkilogram.

Hal tersebut bukan karena biji kopinya kurang bagus namun harga kopi yang mengalami sedikit penurunan.

"Saya jual kopi saya hari ini dengan harga Rp72 ribu perkilogram. Memang kemarin harga Kopi sempat diangka Rp73 ribu untuk Kopi yang Bijinya kuning dan kering. Tapi hari ini harganya sedikit mengalami penurunan," ungkapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved