Dokter Koas Dianiaya

Profil Dedy Mandarsyah Kepala BPJN Kalimantan Barat, Pernah Tugas di Palembang, Harta Capai Rp9,4 M

Dedy Mandarsyah menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja sejak Desember 2016 hingga Desember 2019.

|
Editor: Weni Wahyuny
Instagram BPJN Kalimantan Barat
Dedy Mandarsyah Kepala BPJN Kalimantan Barat 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengenal sosok Dedy Mandarsyah, yang belakangan ramai dicari di tengah kasus penganiayaan dokter koas di Palembang yang tengah viral.

Namanya masuk ke dalam deretan Google Trends sejak Kamis (12/12/2024) kemarin.

Akun media sosial Instagram BPJN Kalbar pula turut "diserbu" netizen dengan komentar mengaitkan nama Dedy Mandarsyah dengan kasus penganiayaan koas.

Siapa Dedy Mandarsyah sebenarnya ?

Dedy Mandarsyah ST, MT adalah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) 

BPJN merupakan balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Dilansir dari Tribunnews, pegawai Eselon II tersebut masuk dalam unit kerja Direktorat Jenderal Bina Marga.

Lalu Dedy Mandarsyah menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja sejak Desember 2016 hingga Desember 2019.

Satu di antaranya menjadi Kepala Satuan Kerja Wilayah I Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019.

Dedy kemudian menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komite (PPK) hingga Desember 2022.

Dedy Mandarsyah menjadi Kepala BPJN sejak Oktober 2024.

Dikutip dari LHKPN, Dedy Mandarsyah mulai melaporkan harta kekayaan setelah menjadi Kepala Satuan Kerja sebagai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II, Provinsi Riau.

Dedy Mandarsyah melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2023.

Sejak 2016, Dedy Mandarsyah mengalami kelonjakan harta kekayaan yang signifikan.

Pertama kali melaporkan di LHKPN, Dedy Mandarsyah hanya memiliki harta kekayaan, Rp3.677.288.634. Artinya selama tujuh tahun harta kekayaan Dedy naik lebih dari 150persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved