Pemilihan Walikota Palembang 2024

Debat Publik, 3 Paslon Walikota-Wawako Palembang Bicara Soal Stunting, Sanitasi dan Pendidikan

Tiga pasangan calon (paslon) wali kota- wakil wali kota Palembang selesai menjalani debat perdana Pilkada 2024

TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Debat Perdana 3 Paslon Walikota-Wakil Walikota Palembang, Selasa (23/10/2024) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Tiga pasangan calon (paslon) wali kota- wakil wali kota Palembang selesai menjalani debat perdana Pilkada 2024 di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Selasa (22/10/2024) malam. 

Dalam debat perdana itu mengambil tema Peningkatan layanan dan kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan di Kota Palembang. 

Selain itu Subtema terbagi tiga, Kesejahteraan masyarakat, kemajuan daerah dan pelayanan publik, dengan  moderator Davie Pratama dan Anisha Dasuki. 

Pada debat publik pertama ini, merupakan panggung bagi Calon Walikota yang ada, untuk menyampaikan visi misinya dan akan menjawab pertanyaan dari panelis yang disiapkan panitia. 

Tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota itu sendiri memiliki visi misi untuk memimpin  kota Palembang 5 tahun ke depan. 

Ketua KPU Palembang Syawaludin mengatakan, jika debat publik pertama Cawako dan Cawawako Palembang sesuai dengan PKPU nomor 13 tahun 2024 pasal 19-23, dan putusan KPU RI tentang pekdoman teknis pelaksanaan kampanye kepala daerah. 

"Debat pertama ini dan InsyaAllah akan melaksanakan tiga kali debat dan debat ini untuk memperkuat dan mempertajam visi misi program yang dibuat paslon, dan malam ini pula kami berharap berjalan lancar dan terima kasih dukungan pemda dan pihak keamanan, " kata Syawal. 

Baca juga: Visi dan Misi 3 Paslon Walikota-Wakil Walikota di Pilkada Palembang 2024, Jalani Debat Perdana

Dengan debat ini, Syawal menyatakan bisa menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pemimpinnya kedepan. 

"Mudah-mudahan debat publik langsung ini, masyarakat bisa menilai dan melihat paslon sesuai visi misi program sehingga 27 November mendatang, masyarakat bisa memilih pemimpinnya, " terangnya. 

Sesi Pertama debat, ketiga paslon mulai adu visi misi terkait kesejateraan masyarakat di Kota Palembang, yakni persoalanan stunting, sanitasi dan pendidikan.

Untuk persoalan Stunting, Paslon pertama yakni Calon Wali Kota Fitrianti Agustinda menyampaikan mengambil bola dengan pertanyaan seputar stunting.

Meski jumlah stunting tidak terlalu besar Fitri menegaskan persoalan stunting akan menjadi fokus pasangan ini.

"Persoalan stunting akan kami lakukan dengan perbaikan gizi," sambung Fitrianti yang didampingi Wakilnya Nandriani Octarina yang mengenakan pakaian black pink. 

Kemudian Fitri menjawab pertanyaan panelis tentang langkah konkret penanganan stunting. Menurutnya penanganan stunting lebih ditekankan pada pencegahan kelahiran anak stunting.

"Namun lebih penting lagi mengatasi masalah kemiskinan dengan mengurangi beban keluarga miskin, " tutupnya di sesi pertama. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved