Pilgub Sumsel 2024

Paslon di Pilgub Sumsel 2024 Banyak Manfaatkan Platform Digital Untuk Gaet Milenial dan Gen Z

Pilgub Sumsel 2024 kurang dari 70 hari, yang mana puncaknya bakal digelar pada 27 November 2024.

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
(Kiri-Kanan) Herman Deru, Mawardi Yahya, Eddy Santana Putra yang bakal maju di Pilgub Sumsel 2024 

Selain itu diterangkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Sumsel ini, sosak Eddy Santana Putra (ESP) sendiri memiliki daya tarik sendiri bagi kalangan Gen Z dan milenial selama ini. 

"Makanya kita yakin kelompok usia Gen Z dan milenial ini akan memiliki ketertarikan dengan pasangan ERA baru ini, dan pastinya kita memaksimalkan, ' Paparnya. 

Diakui Robby, kalangan Gen Z dan milenial biasanya memiliki tingkat seleksifitas yang cukup tinggi, dalam menentukan pilihannya nanti dengan mereka menilai dari latar belakang pendidikan, kinerja dan historis calon selan ini seperti apa.

'Nah, kalau dilihat secara objektif dari sisi itu tadi, kami menyakini pasangan ERA jauh mengguli dari pasangan lain dan mudah-mudahan ini akan menjadi daya tarik sendiri pemilih Sumsel khususnya dari kalangan Gen Z dan milenial," harapnya.

Ditambahkan Robby, suara Gen Z dan milenial itu dianggapnya sangat penting, karena menempatkan porsi yang sangat besar secara proposional dengan jumlah pemilih yang ada, sehingga sangat signifikan suaranya.

"Selain itu kita menyakini mereka ini anti money politic dan pro pada rasionalitas. Jadi kita harapkan mereka memilih objektif pasangan calon Eddy- Aprilia, " tukasnya, seraya pihaknya sedang melakukan traning tim pemenangan termasuk tim untuk flatfom digital ini. 

Sementara Tim pasangan Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (Matahati) Amrah Muslimin menganggap platform digital sangat diperlukan, untuk menyampaikan kegiatan atau program visi misi pasangan Matahati kepada masyarakat luas, termasuk kalangan milenial dan Gen Z. 

"Ini bisa untuk merekrut dan mencari simpatik Gen Z dan milenial, dimana kita ada relawan yang memiliki konten menarik, dengan melibatkan konten kreator yang kita ajak dan bersedia.

"Jadi itu cara kami mengajak kalangan gen Z dan milenial dengan mengandalkan relawan yang tergabung dalam konten kreator, yang kita pakai, "paparnya.

Mantan Ketua KPU Sumsel ini pun menganggap suara kaum muda sangat penting, dan saat ini fokus membidiknya agar suara dari kalangan anak muda itu ke pasangan Matahati. 

"Justru kita saat ini memfokuskan mengajak kelompok gen Z dan milenial, dimana salah satu program visi misi pasangan Matahati itu menyiapkan dan memfasilitasi lapangan pekerjaan bagi kelompok Gen z dan milenial. Sehingga itu jadi fokus kita memaksimalkan gen Z dan milenial dengan potensi yang ada untuk diajak bersama- sama membangun Sumsel, " pungkasnya.

Baca juga: Maju Pilgub Sumsel 2024, Didepan Warga Lahat Cik Ujang Janji Bakal Selesaikan Jalan Khusus Batubara

Baca juga: Heri Amalindo Tegaskan Dukung HDCU di Pilgub Sumsel 2024, Bukan Pasangan yang Lain

Belum Tentu Efektif

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Nur Aslamiah Supli BIAM. M. SC mengungkapkan, pemanfaatan platform digital pada media sosial yang ada, untuk sosialisasi pasangan calon dengan sasaran anak muda belum tentu efektif. 

Sebab menurutnya, diperlukan konten- konten interaktif yang disajikan, sehingga anak muda yang melek teknologi bisa melihatnya. 

"Secara umum, ini apakah efektif atau tidak itu bergantung dengan bagaimana para calon, menggunakan platform digital tersebut. Kalau konten yang disajikan umum, tidak interaktif atau hanya fokus pada pencitraan si calon dari pada substansi, tentu saja tidak akan efektif " kata Nur Aslamiah,  Kamis (19/9/2024). 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved