Pilgub Sumsel 2024

Janjikan Pendidikan dan Kesehatan, Program Andalan Para Paslon Pilgub Sumsel 2024, Perlu Uji Publik

Ketiga pasangan yang bertarung itu, yaitu Herman Deru- Cik Ujang (HDCU) yang diusung partai NasDem, Demokrat, PKS, Perindo, PBB dan PSI. 

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
(Kiri-Kanan) Herman Deru, Mawardi Yahya, Eddy Santana Putra yang bakal maju di Pilgub Sumsel 2024 

Disisi lain, pasangan MATAHATI memilki tagline Sumsel Bangkit Bersama, dan bercita-cita ingin mengembalikan Kejayaan Sumatera Selatan (Sumsel) dengan 12 Program yang sudah disusun.

Yaitu, Mengembalikan berobat dan pendidikan gratis, Menyiapkan ekosistem pendukung untuk lapangan pekerjaan bagi millenial dan gen-z, Mengembalikan bantuan gubernur untuk desa, Mengembalikan bantuan gubernur untuk pondok-pondok pesantren, Meningkatkan tunjangan P2UKD tiap desa se-Sumatera Selatan, Meningkatkan tunjangan insentif rt/rw kelurahan se-Sumatera Selatan.

Kemudian, Meningkatkan tunjangan insentif bagi tenaga guru honorer, Meningkatkan infrastruktur dan ekonomi, Meningkatkan hasil produksi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan, Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan serta SDM, Meningkatkan investasi dan pelayanan sosial, dan Mengembalikan kejayaan event dan prestasi olah raga, seni dan budaya di Sumatera Selatan.

Sedangkan, pasangan ERA meski punya slogan Era Baru, Perubahan Baru, Harapan Baru dan Pemimpin Baru untuk Sumsel. Mantan Walikota Palembang ini memiliki program sekolah dan berobat gratis seperti program Gubernur Sumsel sebelumnya. 

Dalam beberapa kesempatan Bakal calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Eddy Santana Putra (ESP), menjanjikan program berobat gratis bagi masyarakat Sumsel bisa terealisasi setahun, setelah ia menjabat Gubernur Sumsel. 

Jika janji politiknya tak teralisasi, maka tahun kedua jabatan sebagai Gubernur, ESP siap melepaskannya, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. 

Eddy menjelaskan banyak masyarakat menyuruh untuk menjadi Walikota Palembang kembali, tetapi hal itu tidak bisa lagi karena ia sudah menjabat 10 tahun atau dua periode. Namun ada solusinya, adalah menjadikan dia sebagai Gubernur, karena dengan jabatan Gubernur bisa Bersinergi dengan pemerintahan kota Palembang dan daerah lain di Sumsel. 

Dia menjanjikan akan memperbaiki dan membaguskan kota Palembang dan Sumsel lebih luas. Juga masalah kesehatan, akan ditanggulangi, tidak boleh ada masyarakat Sumsel sakit tidak bisa berobat. Terkait infrastruktur jalan kurang baik, akan dia perbaiki, namun perhatian utama adalah banjir. 

Baca juga: Visi Misi Pasangan Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati di Pilgub Sumsel 2024, Ada 12 Program Kerja

Baca juga: Pilgub Sumsel 2024, ESP Janjikan Berobat Gratis: Tahun Kedua Berobat Masih Tidak Gratis, Saya Mundur

Perlu Uji Publik

Pengamat kebijakannya publik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr M Husni Tamrin menyatakan, jika visi misi dan program kandidat kepala daerah sebagai upaya untuk meyakinkan pemilih, umumnya cenderung pada hal- hal yang bersifat populis. 

Diakuinya, semua bicara tentang pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah dengan tekanan sedikit berbeda satu sama lain. 

"Tapi pertanyaan mendasarnya adalah, apakah visi misi dan program mereka tersebut, benar- benar berakar dari pemikiran yang serius dan menyuguhkan rencana intervensi yang konkrit, komprehensif dan adaptif. Ataukah sekedar retorika belaka?" paparnya. 

Ditambahkan Husni, selain sebatas bahan kampanye, belum terlihat secara komprehensif para paslon menyajikan gagasannya yang utuh dan implementable. 

"Boleh jadi, karena sampai hari ini masing- masing paslon masih sibuk berkampanye secara konvensional, aman, cenderung monolog, dan belum ada yang mau membuka ruang untuk dialog dan diskusi yang hangat, terbuka dan bersedia utk didebat atau dikritik secara langsung," jelasnya. 

Dengan kata lain, dilanjutkan Husni nyaris tidak ada uji publik dalam kampanye paslon selama ini. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved