Pemilihan Walikota Palembang 2024

Ratu Dewa-Prima Salam 'Welcome' Jika Golkar Mau Gabung di Koalisi Pilkada Palembang 2024

Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Ratu Dewa- Prima Salam (RDPS) mengatakan, tetap membuka pintu bagi partai Golkar dan lainny

Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Ratu Dewa- Prima Salam saat diperkenalkan DPC PDIP Palembang sebagai calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2024, Sabtu (24/8/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang Ratu Dewa- Prima Salam (RDPS) mengatakan, tetap membuka pintu bagi partai Golkar dan lainnya, jika nantinya mau berkoalisi di Pilkada Palembang 2024.

Dimana hingga saat ini partai Golkar yang meraih 8 kursi di DPRD Palembang, belum menentukan sikap akan mengusung atau mendukung salah satu pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota di Palembang. 

Sementara pasangan RDPS sendiri saat ini sudah mendapat dukungan resmi dari partai Gerindra (8 kursi), dan PDIP (5 kursi) sehingga total telah mengantongi 13 kursi dukungan di DPRD Palembang. 

"Dengan dukungan PDIP ini, pastinya ini sebuah kehormatan bagi kami berdua, PDIP sudah menjadi pengusung di Pilkada maka kami ucapkan ribuan terima kasih, mulai dari jajaran di pusat hingga ranting, " kata Ratu Dewa saat diperkenalkan DPC PDIP Palembang sebagai calon kepala daerah yang akan diusung di Pilkada 2024, Sabtu (24/8/2024). 

Menurut mantan Penjabat (Pj) Walikota Palembang ini, PDIP merupakan partai luar biasa besar dan selama ini komit memperjuangkan rakyat. 

"Pastinya, saya selama ini semua tahapan berproses hingga diusung, meski ada lika-liku di tengah jalan, " ucapnya. 

Meski sudah terbilang cukup untuk mendaftarkan di KPU nanti untuk dukungan parpol, namun Dewa tetap membuka peluang koalisi dengan partai lainnya, baik yang ada kursi atau tidak ada kursi di DPRD Palembang. 

"Peluang partai lain gabung kita terus melakukan komunikasi politik, sejak awal terbangun dan nanti akan bergabung InsyaAllah. Termasuk partai non parlemen akan bergabung, dan kita wellcome, " jelasnya. 

Hal senada diungkapkan Balon Wakil Walikota Palembang Prima Salam, jika dengan adanya dukungan PDIP, diharapkan partai Golkar yang belum menentukan sikap juga ikut bergabung. 

"Gerindra bersama PDIP insyaallah 2024 bersama RDPS menenangkannya. Dan partai lainnya seperti Golkar kami menunggu mekanisme mereka, jika bergabung maka kemenangan akan semakin besar di Pilkada Palembang, " tuturnya. 

Sementara Ketua DPC PDIP Kota Palembang Yulian Gunhar menegaskan, dengan sudah adanya rekomendasi persetujuan dukungan dari DPP PDIP, kepada pasangan RDPS di Pilkada Palembang, maka sudah jelas dan harus dipatuhi kader dan pengurus yang ada untuk tegak lurus. 

"Alasan PDIP usung RDPS melihat situasi perkembangan politik beberapa waktu lalu, saya melihat Ratu Dewa adalah PNS karir yang dimulai dari bawah dan birokrat pengalaman, hingga jenjang tertinggi sebagai Pj Walikota Palembang, sehingga pengalaman kerja tidak diragukan dan kami menganggap Ratu Dewa sosok paling tepat memimpin 5 tahun kedepan untuk kota Palembang, " tandasnya. 

Ditambahkan anggota DPR RI ini, dalam mengusung Ratu Dewa partainya tidak mewajibkan untuk menjadi kader PDIP, dan tetap memberikan keleluasaan kedepannya jika hendak mau bergabung sebagai kader atau tidak. 

"PDIP ini partai kader dan kita berikan keleluasaan kebeliau tidak ada persyaratan, dan melihat situasi terkini  karena ada kader partai lain melompat partai dan Pilkada bukan keinginan kuasa tapi panggilan jiwa. Dan jika terpilih jika mau masuk PDIP kita Terima kasih, kalaupun tidak ya tidak masalah. Jadi tergantung Ratu Dewa kalau bersedia maka kita siapkan KTA, " pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved