Berita Prabumulih
Pasar Murah di Prabumulih Diserbu Emak-Emak, Minyak Goreng dan Gula Rp 10 Ribu, Cabai Rp 25 Ribu
Pasar murah yang digelar tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok dapat diakses dengan harga yang lebih terjangkau.
Penulis: Edison | Editor: Slamet Teguh
Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Masyarakat kota Prabumulih khususnya para ibu-ibu di Kelurahan Tebing Tanah Puteh Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, menyerbu lokasi Operasi Pasar Murah (OPM) di Gedung Serbaguna Kelurahan Tebing Tanah Puteh, pada Selasa (6/8/2024) .
Gerakan Pasar Murah dan Pangan Murah yang diadakan di Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Prabumulih itu dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi serta stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kota Prabumulih Tahun 2024.
Pasar murah yang digelar tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok dapat diakses dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah Kota Prabumulih telah memberikan subsidi harga sehingga sembako yang dijual di OPM sangat murah dan tentu saja pasar ini langsung diserbu Emak-emak.
Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih, H Elman ST MM mengatakan sejauh ini inflasi daerah di Prabumulih masih terkendali dan kegiatan operasi pasar murah itu akan terus dilakukan di seluruh kelurahan dan desa.
"Kita berharap agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan membantu meringankan beban sehari-hari," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Prabumulih Buka 100 Formasi CPNS Tahun 2024, Untuk PPPK Masih Tunggu Keputusan Pusat
Baca juga: 20 Tahun Merantau ke Malaysia, Sri Ningsih Pulang Kampung Buka Kedai Indo Malaya di Prabumulih
Elman juga menghimbau agar masyarakat dapat menanam cabai di pekarangan rumah dengan harapan bisa mengurangi beban belanja sehari-hari.
"Harapan kami agar masyarakat mengaktifkan menanam cabai di pekarangan rumah sehingga kebutuhan cabai bisa teratasi," ajaknya.
Dalam OPM tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga murah dari harga di pasar antara lain beras 5 kg SPHP Bulog dijual di angka Rp 59 ribu
Lalu gula pasir Rp10 ribu, minyak goreng Rp10 ribu, telur ayam 1 kg harga Rp 16 ribu, bawang merah 1 kg Rp 16 ribu, bawang putih 1 kg Rp 24 ribu, cabai 1 kg Rp 25 ribu dan ikan lele 1 kg Rp13 ribu.
Operasi pasar murah dan pangan murah itu diserbu masyarakat khususnya para ibu-ibu yang berharap agar kegiatan tersebut terus diselenggarakan.
"Sering-sering saja kegiatan seperti ini. Kami emak-emak sangat senang apalagi harganya lebih murah dari pasar," ujar Diana, satu diantara emak-emak ketika dibincangi.
Senada disampaikan Dewi, ibu rumah tangga lainnya yang sangat antusias dengan pelaksanaan operasi pasar murah diselenggarakan tersebut. "Saya beli gula pasir dan minyak goreng. Alhamdulillah bisa lebih hemat dari harga pasaran," katanya.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Polres Prabumulih Ringkus Pemuda Alai Pelaku Pencurian Bongkar Rumah Warga |
|
|---|
| Sembilan Hari Koma Usai Jadi Korban Tabrak Lari di Sindur, Pegawai Pemkot Prabumulih Meninggal Dunia |
|
|---|
| Hendak Pesta Sabu di Kebun, Dua Buruh di Prabumulih Keburu Diciduk Polisi |
|
|---|
| Lakukan Sambang Satkamling, Kapolres Prabumulih Bantu Sarana Jaga ke Warga Karangan |
|
|---|
| SPPG dan Sejumlah Pelaku Usaha Diduga Lakukan Pencurian Gas Kota, DPRD Bakal Panggil PD Petro Prabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Pasar-Murah-di-Prabumulih-Diserbu-Emak-Emak-Minyak-Goreng-dan-Gula-Rp-10-Ribu-Cabai-Rp-25-Ribu.jpg)