Pilgub Sumsel 2024
Peta Dukungan Pilgub Sumsel 2024, Matahati Kantongi 23 Kursi, HDCU 26 Kursi, dan HAPAL 7 Kursi
Mawardi Yahya-RA Noeringhati (Matahati), Herman Deru-Cik Ujang (HDCU), dan Heri Amalindo-Popo Ali (Hapal) sudah mendapatkan dukungannya masing-masing.
"Insya Allah kita siap memenangkan Pak Mawardi dan Bu Anita (Matahati) dalam Pilkada 27 November mendatang. Kita tidak pernah bimbang dan ragu, apalagi survey Pak Mawardi dan Bu Anita terus meningkat," katanya.
Popo Ali Masih Optimis
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), sekaligus Bakal calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Popo Ali, mengaku masih optimis dirinya akan berkontestasi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2024 bersama Heri Amalindo.
Ia pun mengaku, bersama Heri akan berusaha dan melakukan lobi-lobi untuk mendapat dukungan partai politik yang ada, meski partainya sendiri telah menjatuhkan dukungan ke pasangan Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati (Matahati).
"Kita masih optimis berusaha, dan berkomunikasi, " kata Popo Ali saat dihubungi, Kamis (1/8/2024).
Popo tidak menjawab, partai apa saja yang masih diharapkan untuk mendukungnya, mengingat saat ini tinggal PDIP yang memiliki 9 kursi DPRD Sumsel, PAN (6), PPP (2) dan Hanura (1) yang belum menentukan sikap. Sedangkan dirinya adalah kader Partai Golkar saat ini.
Selain Matahati terdapat juga bakal pasangan Herman Deru-Cik Ujang (HDCU). HDCU sudah mendapat dukungan dari NasDem, Demokrat, PKS, dan Perindo (26 kursi total).
Amunisi yang Baik
Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Dr Febrian mengatakan, dengan bakal pasangan calon Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (Matahati) mendapat dukungan resmi partai Golkar untuk tiket maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi amunisi yang baik bagi keduanya.
Dimana, dengan partai Golkar nanti bergabung partai Gerindra dan kemungkinan PAN, yang ketiganya adalah partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang sukses di Pemilu Presiden Februari lalu.
"Ini paket tiga koalisi KIM, artinya makin bagus dari koalisi Matahati, " kata Febrian, Kamis (1/8/2024).
Dengan tiga partai pemenang Pileg di Sumsel itu (12 kursi), bergabung dengan Gerindra (11) dan PAN (6), menjadikan dukungan kursi di DPRD Sumsel sudah melampaui syarat minimal 15 kursi.
"Pertama, pasangan ini nanti memenuhi syarat formal maju, dan kedua partainya adalah pemenang pilpres. Itu yang jadi amunisi baik, dan artinya di Pilkada partai pemenang Pilpres akan mempengaruhi nantinya, " ucap Febrian.
Dijelaskan Febrian, tak menutup kemungkinan Pilgub Sumsel 2024 akan terjadi head to head, antara Herman Deru- Cik Ujang (26 kursi) melawan Matahati. Tanpa mengecilkan peluang Heri Amalindo- Popo Ali (Hapal) yang masih berjuang untuk meraih dukungan saat ini.
"Saya menilai nanti lebih berpeluang terjadi head to head, karena Hapal belum kelihatan, sebab lebih Heri yang nyalon dan Popo ikut konteks itu, " tandasnya.
Herman Deru-Cik Ujang Santai, Pelantikan Pigub Sumsel 2024 Batal Digelar Pada 6 Februari 2025 |
![]() |
---|
DPRD Sumsel Resmi Tandatangani Berita Acara Penetapan HDCU Sebagai Cagub dan Wagub Sumsel Terpilih |
![]() |
---|
KPU Sumsel Sudah Serahkan Hasil Pilgub Sumsel 2024 ke DPRD, Pelantikan Tunggu Pemerintah Pusat |
![]() |
---|
'Kemenangan Masyarakat' Kata Herman Deru-Cik Ujang Usai Ditetapkan Jadi Pemenang Pilgub Sumsel 2024 |
![]() |
---|
Jelang Herman Deru-Cik Ujang Ditetapkan Menang Pilgub Sumsel 2024, Jubir : Tak Ada Persiapan Khusus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.