Pilgub Sumsel 2024

Peta Dukungan Pilgub Sumsel 2024, Matahati Kantongi 23 Kursi, HDCU 26 Kursi, dan HAPAL 7 Kursi

Mawardi Yahya-RA Noeringhati (Matahati), Herman Deru-Cik Ujang (HDCU), dan Heri Amalindo-Popo Ali (Hapal) sudah mendapatkan dukungannya masing-masing.

|
Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
Peta Dukungan Pilgub Sumsel 2024, Matahati Kantongi 23 Kursi, HDCU 26 Kursi, dan HAPAL 7 Kursi 

Mengingat dengan dukungan Partai Golkar yang memiliki 12 kursi nantinya, dengan dukungan partai Gerindra (11 kursi), total 23 kursi, menjadikan syarat minimal 15 kursi dukungan bahkan terlewati.

"Cukup tiket Matahati, dan masuk gelanggang. Ayam kami ini, ayam aduan, galak betuah," paparnya.

Sementara untuk dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan partai lainnya, Aswan pun tak menampik jika Matahati terus membuka pintu Koalisi.

"Pastinya untuk partai Gerindra tinggal seremonial saja, karena SK nya sudah keluar, sedangkan PAN masih diperjuangkan termasuk partai lainnya, " terang caleg terpilih DPRD Sumsel ini.

Selain Matahati terdapat juga bakal pasangan Herman Deru - Cik Ujang (HDCU). HDCU sendiri sudah mendapat dukungan dari NasDem, Demokrat, PKS, dan Perindo (26 kursi total).

Sedangkan kandidat lainnya, Heri Amalindo- Popo Ali (Hapal) saat ini masih berjuang untuk mendapatkan dukungan partai politik yang ada, seperti PDIP, PAN, Hanura dan PPP.

Ditakuti Lawan

Juru bicara bakal calon (Bacalon) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya dan Bacalon Wagub Sumsel RA Anita Noeringhati (Matahati) Amrah Muslimin bersyukur atas SK dukungan yang sudah diberikan Golkar kepada Matahati.

Pemberian SK dukungan paslon Matahati dihadiri langsung oleh Bacalon Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dan Bacalon Wagub Sumsel RA Anita Noeringhati.

Saat mengambil SK tersebut Mawardi Yahya menggunakan batik kuning cerah sementara RA Anita menggunakan kemeja Golkar dan jilbab kuning sambil tersenyum manis.

Bahkan Ketum Airlangga juga tampak sumringah mengenakan batik hitam kuning saat memberikan SK dukungan dan B.1-KWK tersebut.

"Alhamdulillah kita makin optimis, Golkar makin solid di Sumsel dengan koalisi Indonesia Maju. Sudah ada Gerindra dan Golkar tinggal menunggu SK dukungan dari PAN," kata Amrah, Kamis (1/8/2024).

Menurutnya, ini sinyalemen kuat pasangan Matahati bergerak secara terstruktur ditambah dengan tim-tim yang sudah terbentuk dan solid. Matahati ditakuti lawan-lawannya.

"Dengan SK dukungan Golkar yang diberikan langsung Airlangga Hartanto itu membuktikan bahwa berita soal Matahati tidak didukung Golkar adalah hoax. Gosip alias berita tidak benar ini selesai sudah! Meski koalisi Indonesia Maju, kita tetap juga membuka ruang terhadap partai lain yang tidak memiliki kursi," kata Amrah

Sementara Aswan Mufti mengatakan pihaknya siap memenangkan Matahati. Dukungan Gerindra dan Golkar sudah cukup untuk mengantarkan Matahati di gelanggang Pilkada 27 November mendatang.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved