Pemilihan Walikota Palembang 2024
Sosok Nandriani Octarina, Dampingi Finda 'Duo Srikandi' Pilkada Palembang, Pebisnis Berusia 28 Tahun
Nandriani Oktarina resmi maju calon wakil Walikota Palembang dampingi Fitrianti Agustinda di Pilkada 2024.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM - Nandriani Oktarina resmi maju calon wakil Walikota Palembang mendampingi Fitrianti Agustinda di Pilkada 2024.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung 'Duo Srikandi' Fitrianti Agustinda - Nandriani Octarina maju sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang di Pilkada 2024.
Nandriani Oktarina merupakan pengusaha muda yang memutuskan terjun ke dunia politik.
Saat ini dara kelahiran Palembang ini baru menginjak usia 28 tahun atau kelahiran 20 Oktober 1995.
Nandriani kini menjabat sebagai Direktur PT Anugrah Muda Berkarya yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jual beli batubara di provinsi Jambi yang berdiri sejak 22 Juni 2022.

Pendidikan:
SD Islam Al Falah Jambi
SMPN 7 Jambi
SMAN 1 Jambi
S1 Psikolog Unsri
Karohs Internasional School Of Handwriting Analys
Riwayat organisasi:
Ketua DPD Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira)
Sekretaris Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sumsel
Ketua Angkatan Muda Keluarga Palembang (AMKPD)
Ketua IKA Psikolog FK Unsri
Anggota DPD Golkar SS biro bidang Kesehatan Lingkungan Hidup
Baca juga: Bukan ke Ratu Dewa, PKB Usung Duo Srikandi Fitrianti-Nandriani Maju Pilkada Palembang 2024
Penghargaan:
*Depertemen pendidikan nasional Penulis karya
ilmiah terbaik tingkat remaja se provinsi Jambi 2008
*Yayasan Puteri Indonesia Mustika Ratu (YPIMR) 2015 designer muda berbakat puteri Indonesia
*YPIMR 2017 Designer Top 10 Finalis Puteri Indonesia
*Lintas politika Indonesia 2019 Duta Demokrasi Milenial
*Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia 2019 Young Enterpreneur Under 30
Maju Bakal Calon Wakil Walikota
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung 'Duo Srikandi' Fitrianti Agustinda- Nandriani Octarina maju sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang di Pilkada 2024.
Dukungan ini sekaligus membantah kabar beredar yang santer menyebut PKB akan memberi dukungan kepada Bakal Calon Walikota Palembang, Ratu Dewa.
Sebelumnya, pasangan Fitrianti-Nandriani sudah mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 5 kursi di DPRD Palembang periode 2024-2029,
Kini PKB yang memiliki 4 kursi di DPRD juga memberi dukungan ke pasangan duo srikandi tersebut.
Dengan begitu, pasangan Duo Srikandi itu telah mendapatkan dukungan resmi 9 kursi di DPRD Palembang, atau kurang 1 kursi lagi untuk bisa memenuhi syarat dukungan maju Pilkada jalur Partai politik.
Jumlah ini bisa bertambah mengingat Fitrianti adalah ketua DPD Partai NasDem yang di DPRD memiliki kursi 9, dan beberapa Partai lainnya yang belum menentukan pilihan seperti Golkar, dan PDIP.
Ketua DPC PKB kota Palembang Sutami Ismail sendiri yang dikonfirmasi, membenarkan jika DPP PKB telah menyerahkan SK (Surat Keputusan) dalam bentuk form B1 Kwk yang akan didaftarkan ke KPU, kepada Fitrianti- Nandriani.
"Poses DPC PKB Palembang sudah selesai, dan keputusan final DPP. Kemarin malam, DPP PKB sudah menyampaikan dan resmi mengusung Fitri- Nandriani di Pilkada Palembang, " kata Sutami, Kamis (1/7/2024).
Dijelaskan Sutami, adanya SK DPP itu menjadikan isu yang berkembang dukungan PKB Palembang kepada calon tertentu sudah terjawab, dan semua keputusan pertimbangan DPP.
"DPP pasti ada pertimbangan sendiri dan mungkin melihatnya lebih bagus dari kandidat lain, dan partai pengusung ada connecting. Pastinya DPP berpikir positif dan akhirnya menentukan dengan melihat survei juga yang dilakukan DPP, " tandasnya.
Ditambahkan Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Palembang ini, dengan adanya SK DPP PKB ini, maka kader dan pengurus DPP harus mematuhi apa yang telah diputuskan.
"Kita kader grasrood dibawah siap mengamankan kebijakan DPP. Perintah ketum PKB tentunya kita taati dan kader siap memenangkan Fitri- Nandriani di Pilkada Palembang, " tegas Sutami.
Sebelumnya, DPP Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengusung, Bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda- Nandriani Oktariana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Palembang 27 November 2024.
Hal ini setelah 'Duo Srikandi' tersebut, menerima langsung Surat Keputusan (SK) B1 Kwk dari Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan, Rabu (31/7/2024) di Jakarta.
Dengan begitu, Duo Srikandi ini hampir dipastikan memenuhi syarat dukungan minimal kursi DPRD Palembang 20 persen dari total 50 kursi, yaitu 10 kursi. Mengingat PAN meraih 5 kursi dan partai NasDem (9 kursi) yang Fitri merupakan ketua DPD Palembang kemungkinan besar dukungan akan jatuh kepadanya.
Fitri- Nandriani, akan melengkapi pasangan calon di Pilkada Palembang, selain 'Duo Pasang Arjuna', yaitu Yudha Pratomo Mahyuddin- Baharuddin yang diusung partai Demokrat dan PKS, serta pasangan Ratu Dewa- Prima Salam yang diusung partai Gerindra dan sejumlah partai lainnya.
Menyikapinya hal tersebut DPW PAN Sumatera Selatan (Sumsel) membenarkan, penyerahan SK dari ketum PAN kepada Duo Srikandi tersebut.
"Iya benar, hari ini di Jakarta langsung diserahkan ketum, " kata Juru bicara DPW PAN Sumsel Kamil, Rabu (31/7/2024).
Dijelaskan Kamil, SK dukungan itu diberikan salam bentuk B1 Kwk dan sudah berpasangan (Fitri- Nandriani).
"SK PAN dalam bentuk B1 Kwk untuk didaftarkan ke KPU nanti, dan bukan rekomendasi biasa, " paparnya.
Ditambahkan Kamil, dengan dukungan PAN itu pastinya Fitri- Nandriani bisa memenuhi syarat minimal mengingat dukungan NasDem juga akan diberikan ke Fitri.
"PAN dan NasDem cukup untuk diusung," capnya.
Dalam pesan Ketum PAN sendiri, Kami yang ikut mendampingi saat itu diperintahkan bagi kader PAN khususnya di kota Palembang untuk memenangkan pasangan Duo Srikandi itu.
"Perintahnya menangkan Fitri- Nandriani, yang merupakan Duo Srikandi Palembang, " bebernya.
Selain itu, kenapa dukungan PAN diberikan kepada Fitri-Nandriani, Kamil menerangkan jika yang memiliki peluang untuk menang Pilkada adalah Fitrianti.
"Pertimbangannya yang bisa mengalahkan Ratu Dewa dengan pasangannya, (termasuk Yudha- Bahar) , itu Fitri karena jarak surveinya tidak terlalu tinggi, " tandasnya.
Di tempat berbeda, tim Fitrianti Agustinda yaitu Misnan Hartono menyatakan, terkait kabar jika Fitri akan berpasangan dengan Nandriani Oktariana, menjadikan pasangan hampir dipastikan benar, dan 'Duo Srikandi' itu nantinya yang akan menghadapi Duo pasangan Arjuna.
"Pada prinsipnya semua bakal calon yang ada belum ada SK B1 Kwk nya, baik Yudha- Bahar, termasuk Ratu Dewa- Prima Salam, karena kalau kita lihat kemarin baru rekomendasi, sama halnya bagi Fitrianti, " kata Misnan, Rabu (31/7/2024).
Selain itu beberapa partai politik yang memiliki kursi di DPRD Palembang, seperti Golkar, PDIP, dan PKB hingga saat ini masih belum mengeluarkan rekomendasi siapa yang akan diusung dalam Pilkada Palembang nanti.
"Pastinya (jika Fitri- Nandriani) ini sudah mendekati, mudah-mudahan tidak berubah lagi, artinya dengan pasangan Duo Srikandi ini, " ucapnya.
Dijelaskan Misnan, jika untuk dukungan atau rekomendasi dari partai NasDem sendiri, InsyaAllah akan ke Fitri dan kemungkinan akan keluar pada awal Agustus nantinya.
"Mudah-mudahan (Fitri) dan sementara ini untuk yang kita dapat informasi berkoalisi NasDem bersama PAN, dan kita tidak menutup pintu yang lain bagi partai. Mudah-mudahan bisa bergabung sama kita Golkar, PDIP, dan PKB, " harapnya.
Ditambahkan Misnan, pastinya Fitri sosok yang layak memimpin ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dengan pengalaman beliau 2 periode menjadi Wakil Walikota dan pernah di legislatif Palembang.
"Kita ini mencari pemimpin untuk memebenahi kota Palembang, artinya dua periode pengalaman sebagai wakil Walikota sudah melihat apa program kedepan di kedepankan bagi masyarakat kota Palembang. Kalau dulu hanya Wakil tidak bisa memutus langsung kan, kalau nanti beliau jadi Walikota semua program akan ditangani baik banjir, kesehatan, pendidikan karena masyarakat masih butuh bantuan pemerintah yang menyentuh masyarakat, " pungkasnya.
Alasan Maju Wakil Walikota
Sebelumnya, Nandirani saat dijumpai Sripoku.com, ia mengungkapkan kenapa dirinya lebih memilih wakil walikota ketimbang walikota, hal itu karena banyak pertimbangan salah satunya karena masih muda sehingga perlu banyak belajar.
"Saya masih muda dan mungkin saya mau mewakafkan masa muda saya untuk membangun Palembang. Kenapa hanya Wakil Walikota kita ini masih muda, perlu banyak belajar dari para senior," ungkapnya.
Sejumlah program prioritas akan ia tuntaskan jika dipercaya menjadi wakil walikota Palembang periode 2024-2029 mendatang diantaranya, penataan kawasan kumuh, kemudian kemacetan, banjir dan kemiskinan.
"Nanti visi misi akan disatukan dengan visi misi cawako kami," tandasnya.
Ia berharap mendapatkan dukungan dari partai yang ia ikuti seperti Nasdem, Demokrat, maupun PDIP, dan ia siap mengikuti tahapan mekanisme yang ada di partai.
Pada prinsipnya ia mengaku siap bekerja untuk kemajuan Palembang. Diakui, sebelum ini memang banyak partai yang mendorong dirinya ikut dalam pileg beberapa waktu lalu. Namun dirinya masih disibukkan urusan bisnis sehingga tawaran tersebut belum ia respon.
“Pada prinsipnya saya bisa bekerja sama dengan pihak manapun juga. Jadi tergantung partai politik yang akan mengusung dan mendukung nantinya. Karena menurut kami semua calon yang ada saat ini memiliki potensi untuk menang,” pungkasnya.
Baca juga berita lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Nandriani Octarina
Sosok Nandriani Octarina
Pilkada Palembang 2024
Pemilihan Walikota Palembang 2024
berita palembang
Tribunsumsel.com
Sosok Putri Azizah, Istri Prima Salam, Wakil Walikota Palembang, Miss Grand Indonesia Favorite 2018 |
![]() |
---|
Melihat Persiapan Ratu Dewa Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Palembang, Berangkat Didampingi Istri |
![]() |
---|
KPU Palembang Minta MK Tolak Gugatan Paslon Yudha Pratomo-Baharuddin Atas Hasil Pilkada 2024 |
![]() |
---|
KPU Palembang Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Gugatan Yudha-Bahar di PIlkada Palembang 2024 |
![]() |
---|
Tim RDPS Optimis Jika Gugatan Yudha-Bahar Atas Hasil Pilkada Palembang 2024 Bakal Ditolak MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.