Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Ribuan Ojol Bakal Gelar Aksi di Polda Sumsel, Desak Kapolri Usut Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Ribuan ojek online (ojol) siap menggelar aksi Polda Sumsel untuk menyuarakan protes atas tindakan oknum Brimob yang ojol dengan barracuda.

Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
ILUSTRASI DEMO OJOL -- Ribuan ojek online (ojol) siap mengggelar aksi demo pada 1 September 2025. Mereka menuntut Kapolri mengusut tuntas ojol yang tewas dilindas rantis Brimob saat aksi demo di Jakarta Kamis (28/8/2025) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ribuan ojek online (ojol) siap menggelar aksi Polda Sumsel untuk menyuarakan protes atas tindakan oknum Brimob yang melindas driver online dengan kendaraan barracuda hingga tewas. 

Rencananya, aksi damai itu akan digelar pada Senin 1 September 2025 untuk meminta agar Kapolda Sumsel bersuara dan menyampaikan ke Kapolri agar kasus itu diusut tuntas.

Ketua Umum Koalisi R2 R4 (roda 2 dan 4) Sumsel Kakcik Ifan mengatakan semua rekan ojol berduka dan mengecam tindakan oknum Brimob yang melindas driver online dengan kendaraan barracuda tersebut.

"Kami semua ojol Sumsel 5-8 ribu orang akan turun ke Polda 1 September nanti menyuarakan aksi damai sebagai bentuk protes," kata Ifan, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: Tak Ikut Demo, Affan Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob saat Lewat Antar Orderan Makanan ke Pelanggan

Baca juga: Sosok 7 Anggota Polisi Ditangkap usai Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Berpangkat Kompol & Bharaka

Sementara itu terkait kabar akan adanya aksi hari ini di DPRD Sumsel, Ojol memang diundang ikut aksi namun kata Ifan belum ikut turun dan fokus pada 1 September nanti aksi ojol.

Sementara itu Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel Asrul mengatakan, DPD Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan dan seluruh anggota ojol di Sumatera Selatan menyampaikan duka  mendalam atas meninggalnya rekan kami ojol di Jakarta.

DPD ADO Sumsel mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas kejadian tersebut dan segera memproses pelaku oknum aparat Brimob yang telah menyebabkan rekan ojok menjadi korban sampai meninggal dunia.

"Para ojol Sumsel akan melakukan aksi damai sebagai wujud rasa duka terhadap rekan seprofesi yg telah meninggal, aksi damai dan duka akan kita sampaikan ke Polda sumsel bukan bereng aksi hari ini di DPRD Sumsel," kata Asrul.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved