Berita Lubuklinggau

Upaya Revitalisasi Pasar Inpres Lubuklinggau, Jokowi Sarankan Pemkot Lubuklinggau Koordinasi Ke AHY

Revitalisasi gedung Pasar IInpres di Kota Lubuklinggau Sumsel baik blok A maupun blok B yang nyaris ambruk nampaknya belum akan terealisasi

|
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Kondisi terkini Pasar Inpres Lubuklinggau yang hingga kini upaya revitalisasinya terus diupayakan Pemkot Lubuklinggau, Minggu (2/6/2024). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyarankan Pemkot Lubuklinggau berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait rencana revitalisasi Pasar Inpres Lubuklinggau bila mau pembangunan melalui APBN. 

Diketahui, upaya revitalisasi gedung Pasar Instruksi Presiden (Inpres) di Kota Lubuklinggau Sumsel baik blok A maupun blok B yang nyaris ambruk nampaknya belum akan terealisasi dalam waktu dekat.

Meski, Presiden Jokowi telah melakukan kunjungan kerja ke Kota Lubuklinggau, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara)  selama dua hari.

Sebab orang nomor satu di Indonesia ini tidak meninjau langsung bangunan yang nyaris ambruk tersebut dan malah meninjau Pasar Bukit Sulap atau Pasar Satelit.

Penjabat Wali Kota Lubuklinggau, Trisko Defriansya mengaku sudah menyampaikan secara langsung kepada presiden terkait pasar Inpres yang belum tersentuh pembangunan.

"Saya sampaikan usulan apakah mau minjam PT SMSI, pak Presiden menyampaikan katanya sama saja dengan pinjam bank," kata Trisko pada wartawan, Minggu (2/5/2024).

Baca juga: Pura-Pura Antre di SPBU, Tim Macam Komering Polres OKI Gagalkan Aksi Balap Liar Sekelompok Remaja

Menurut Trisko, bila mau pembangunan melalui APBN, pemerintah Kota Lubuklinggau disarankan presiden Jokowi  harus menyelesaikan masalah tersebut di Kementerian Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

"Sarannya clearkan (selesaikan dulu) dengan pak AHY, pembangunannya next program akan diusulkan," ungkapnya.

Trisko mengaku Pemkot Lubuklinggau sulit menyampaikan usulan tersebut, karena kemarin Presiden Jokowi tidak membawa menteri yang membawahi bidang tersebut.

"Kalau ada pak Erik Tohir saja mungkin bisa selesai atau sudah ada kejelasan," ujarnya.

Namun, meski belum ada kejelasan proposal rencana pembangunan dan saran dari presiden itu sudah disampaikan melalui protokol kepresidenan.

"Kita sudah titipkan DED FS dan kronologi status lahan itu. Kita akan lihat perkembangan lebih lanjutnya," bebernya.

Trisko mengaku sekarang Pemkot Lubuklinggau tengah berupaya mencari jalan untuk melakukan pertemuan dengan pihak kementerian ATR BPN.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved