Berita OKU Timur
Dibangun Mulai Tahun 2025, OKU Timur Bakal Punya Flyover Sungai Tuha Sepanjang 725 Meter
Pembangunan flyover Sungai Tuha akan dimulai pada tahun 2025. Di mana pembangunan flyover Sungai Tuha dari Kementerian PUPR.
Penulis: CHOIRUL RAHMAN | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Pembangunan flyover Sungai Tuha akan dimulai pada tahun 2025.
Di mana pembangunan flyover Sungai Tuha dari Kementerian PUPR.
Sebelumnya Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT telah mengirim surat ke Kementerian PUPR untuk pembangunan flyover tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten OKU Timur Ir Aldi Gurlanda, ST, MM mengatakan, bahwa sebelumnya telah bersurat kepada Kementerian PUPR melalui Bupati OKU Timur terkait pembangunan flyover di Kelurahan Sungai Tuha.
Pengusulan pembangunan flyover ini untuk mengurai terjadinya kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi tepatnya di perlintasan rel api Sungai Tuha.
"Syukur alhamdulillah telah direspon oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Nasional untuk pembangunan flyover Sungai Tuha di tahun 2025," katanya, Selasa (21/05/2024).
Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Disporapar OKU Timur Gelar Pelatihan Public Speaking
Lanjut kata Aldi, adapun yang menjadi persyaratan kelengkapan dari Balai Besar Jalan Nasional untuk disiapkan lahan yang terdampak atau pembebasan lahan pembangunan flyover clean and clear.
Kemarin dirinya bersama Bupati OKU Timur Enos telah meninjau langsung lokasi pembangun flyover. Lalu lahan milik masyarakat yang terdampak sudah dilihat dan ditemui oleh bupati.
"Lalu pak bupati berharap pembangunan flyover ini dapat terwujud dan syarat-syarat yang memang harus dilengkapi oleh Pemkab segera dilengkapi," bebernya.
Lebih lanjut ia menerangkan, kalau yang terdampak itu lebih kurang 250 sampai 300 meter.
Karena desain flyover ini masih berubah-ubah menyesuaikan dengan desain flyover yang nanti dilaksanakan atau dikerjakan.
"Awalnya saja Bulog terdampak lalu pada saat vidcon kali ini tidak terdampak. Karena mengambil dari sisi sebelahnya semua. Maka lebar yang terdampak ini kurang lebih 250 sampai 300 meter. Kemudian untuk panjang jembatan kurang lebih 725 meter," bebernya.
Terkait biaya pembebasan lahan ia masih belum bisa merincikan berapa besarannya.
"Sedangkan untuk biaya pembebasan lahan belum kita hitung secara rinci. Karena masih menunggu hasil perhitungan dari BPN," ujarnya.
Sementara, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT menyampaikan, bahwa dirinya bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKU Timur telah meninjau lokasi pembangunan flyover Sungai Tuha.
Intensifkan Patroli, Polres Belitang II Cegah 3C dan Jaga Kondusifitas Wilayah |
![]() |
---|
Cabai di Pekarangan Warga Desa Sumber Harapan OKU Timur Diserang Hama Kutu Strip, Panen Terancam |
![]() |
---|
Berawal Coba-coba, Kisah Warga Suka Jaya OKU Timur Sukses Ubah Pekarangan Jadi Penghasilan Tambahan |
![]() |
---|
Langit OKU Timur Jadi Saksi Airborne Super Garuda Shield 2025, Ratusan Prajurit TNI Unjuk Kebolehan |
![]() |
---|
Sidak ke Gudang dan Pasar, Polisi Sebut Harga Beras di OKU Timur Stabil, Pastikan Tak Ada Penimbunan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.