Pemilihan Walikota Palembang 2024
Dianggap Kuda Hitam di Pilwako Palembang 2024, Elektabilitas Yudha Pratomo Terus Naik
Pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof Dr Febrian mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Palembang 2024 kemungkinan besa
|
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Ketua DPC Partai Demokrat Palembang Yudha Pratomo Mahyudin Bersama Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
Mengenai elektabilitas kandidat yang ada, ia menilai dari nama yang ada posisinya masih dikuasai Ratu Dewa, Fitrianti Agustinda dan Yudha Pratomo.
"Kalau elektabilitas memang Dewa paling tinggi, tapi Fitri sama Yudha naik terus itu kelihatan, dan nanti juga Pj turun akan bahaya, " terangnya.
Mengenai kelebihan sosok balon kaca, Yudha kedepan pastinya Yudha punya pendekatan terencana dan bisa perhatikan mulai memperkenalkan diri, pemasangan baner mulai masif dengan tagline Era Baru dengan menawarkan visi misi dengan ia doktor dan Rektor bisa dianggap Yudha Pratomo sebagai kuda hitam di Pilkada Palembang.
"Kalau Ratu Dewa pasif, sedangkan Fitri punya segmen pemilih perempuan dan bawa nama Romi Herton, " pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Pemilihan Walikota Palembang 2024
Sosok Putri Azizah, Istri Prima Salam, Wakil Walikota Palembang, Miss Grand Indonesia Favorite 2018 |
![]() |
---|
Melihat Persiapan Ratu Dewa Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Palembang, Berangkat Didampingi Istri |
![]() |
---|
KPU Palembang Minta MK Tolak Gugatan Paslon Yudha Pratomo-Baharuddin Atas Hasil Pilkada 2024 |
![]() |
---|
KPU Palembang Siap Laksanakan Putusan MK Terkait Gugatan Yudha-Bahar di PIlkada Palembang 2024 |
![]() |
---|
Tim RDPS Optimis Jika Gugatan Yudha-Bahar Atas Hasil Pilkada Palembang 2024 Bakal Ditolak MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.