Berita OKU Selatan

Jelang Lebaran, Harga Kopi di OKU Selatan Malah Turun, Padahal Sempat Tembus Rp 51 Ribu Perkilo

Jelang hari raya Idul Fitri, petani kopi di OKU Selatan malah mengeluh harga kopi yang turun.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Slamet Teguh
Sripoku.com/ Alan Nopriansyah
Petani Kopi di Kecamatan Kisam Tinggi, tengah menggiling kopi untuk dijual memenuhi kebutuhan hari raya Minggu (8/4/2024). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Jelang hari raya Idul Fitri, petani kopi di OKU Selatan malah mengeluh harga kopi yang turun.

Padahal sebelumnya, harga kopi sempat tembus Rp 51 ribu perkilonya.

Jika sebelumnya sempat menyentuh angka Rp 51.000/kg, kini harga jual kopi turun menjadi Rp 48.000/kg atau mengalami penurunan harga mencapai Rp 3.000, pada Minggu, (8/4/2024).

Dituturkan salah seorang petani Didi (45), warga asal Desa Siring Alam Kecamatan Kisam Ilir bahwa harga turun memang kerap terjadi di hari-hari besar, tak terkecuali pada hari Raya seperti saat ini. 

"Memang, hampir setiap tahun jelang Hari Raya, atau hari-hari besar lainnya harga turun,"katanya di dibincangi, Senin (8/4/2024).

Baca juga: Popo Ali Ngaku Tak Diundang Silaturahmi Partai Golkar, Abusama Wakili Bacabup OKU Selatan

Baca juga: Pemkab OKU Selatan Perbolehkan Mobil Dinas Digunakan Untuk Mudik Lebaran Idul Fitri 2024

Menurutnya, penyebab harga turun karena dipengaruhi beberapa hal diantaranya karena gudang penerimaan kopi yang di kirim ke wilayah Lampung tutup selama 2 pekan meliputi sepekan jelang hari raya dan sepekan setelahnya.

"Ya gudang tutup, sementara kebutuhan petani meningkat, yang terpaksa menjual kopi"katanya 

Namun ditengah harga kopi yang turun dirinya berharap, di musim panen kopi tahun 2024 ini harga jual kopi tak mengalami kemerosotan harga yang anjlok. 

Sementara, meski belum secara keseluruhan musim panen kopi sudah mulai terjadi di tingkat petani wilayah Kabupaten OKU Selatan, berharap harga stabil tak pecah di angka Rp 50.000/kg kedepannya.

"Meskipun turun, kita petani berharap harga tidak anjlok, merosot tajam seperti tahun lalu,"ungkap Ujang petani lainnya.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved