Berita OKU Selatan

Kemenag Perpanjang Pelunasan Bipih 2024 Hingga 23 Februari, 256 JCH OKU Selatan Lakukan Pelunasan

Kementerian Agama RI memperpanjang masa pelunasan Bipih 2024 jemaah haji reguler hingga 23 Februari, 256 JCH di OKU Selatan lakukan pelunasan.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
Kementerian Agama RI memperpanjang masa pelunasan Bipih 2024 jemaah haji reguler hingga 23 Februari, sebanyak 256 JCH di OKU Selatan telah lakukan pelunasan, Kamis (15/2/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA - Kementerian Agama RI memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2024 untuk jemaah haji reguler hingga 23 Februari 2024.

Sebanyak 256 orang Jemaah Calon Haji (JCH) di Kabupaten OKU Selatan sudah melakukan pelunasan.

Kepala Kantor Kemenag OKU Selatan melalui Humas Kemenag OKU Selatan Muhammad Yamin, SSosI, MSi mengatakan JCH di OKU Selatan yang belum melakukan pelunasan hanya berkisar 11 persen atau telah membayar sebanyak 256 dari total keseluruhan JCH 286 orang

"Untuk tahap pertama ini sekitar 256 orang yang sudah melunasi, dari total 286 orang,"kata H.Muhammad Yamin,S.Sos.i,.M.Si, Humas Kemenag OKU Selatan, Kamis (15/2/2024).

Dikatakan, setiap jemaah harus membayar BPIH sebesar Rp 53.943.134.

Baca juga: Rekapitulasi Data Sirekap di OKU Selatan 37,87 Persen, Antri Masuk Server

Adanya setoran awal calon jemaah haji sebesar Rp25.000.000, dengan total yang harus dilunasi menjadi Rp 28.943.134.

Lebih lanjut ditambahkan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag OKU Selatan H.Muhammad Samahi, SAg, MM bahwa, pelunasan ini merupakan tahapan awal calon jemaah haji yang masuk kuota 2024.

"Pelunasan tahap pertama diperuntukkan bagi jemaah yang telah melakukan pelunasan BPIH tahun 1445 H/ 2024 M atau tahun sebelumnya yang menunda keberangkatan.,"katanya.

Tercatat dari total 286 CJH diantaranya 250 calon jemaah haji reguler yang telah istitaah, ada 25 orang calon haji cadangan, dan 11 lansia.

"Pelunasan bukan hanya kewajiban administratif semata, tetapi langkah penting untuk menentukan jumlah calon haji yang siap berangkat dan memastikan kesiapan peserta cadangan yang mungkin akan menggantikan mereka yang belum melunasi," jelas Samahi.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved