Berita Nasional

Viral Anggota DPD RI Arya Wedakarna Dituding Rasis Soal Hijab, Sosoknya Disorot, Kini Minta Maaf

Meski telah membuat klarifikasi atas video tersebut dan meminta maaf nyatanya sosok Arya Wedakarna masih menjadi sorotan.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
Viral Anggota DPD RI Arya Wedakarna Dituding Rasis Soal Hijab, Sosoknya Disorot, Kini Minta Maaf 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok Arya Wedakarna kini tengah ramai menjadi sorotan publik.

Hal tersebut karena Arya Wedakarna dituding rasis soal hijab.

Meski telah membuat klarifikasi atas video tersebut dan meminta maaf nyatanya sosok Arya Wedakarna masih menjadi sorotan.

Inilah sosok Senator asal Bali, Arya Wedakarna usai video dirinya menyebut tak ingin melihat gadis Bali menutup kepala.

Ucapan itu dilontarkan Arya Wedakarna ketika memberi teguran dan komentar terhadap Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusa Tenggara, kepala Bea Cukai Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan pengelola bandara dalam rapat Komite I DPD RI utusan Provinsi Bali, pada Rabu (29/12/2023).

Kini usai viralnya potongan pernyatan tersebut, Arya Wedakarna akhirnya meminta maaf dan mengklarifikasi.

Ditegasnya oleh Arya bahwa video tersebut telah dipotong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Video yang beredar di tengah masyarakat adalah video yang telah dipotong oleh sejumlah media, maupun oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Arya lewat Instagramnya, Selasa (2/1/2024).

"Atas masukan dari para tokoh bangsa, maka saya senator DPD RI Arya Wedakarna dengan ini menyampaikan beberapa hal meluruskan, mengklarifikasi, terkait dengan beredarnya potongan dari rapat kerja kami selaku Komite I bidang hukum DPD RI utusan Provinsi Bali.

Yang pertama adalah terkait dengan adanya pertemuan rapat dengar pendapat bersama dengan jajaran airport Ngurah Rai, bea cukai, dan juga instansi terkait yang bertempat di kantor airport Ngurah Rai pada tanggal 29 Desember 2023, yang di mana dalam rapat itu kami menindaklanjuti di masa reses, masa sidang bulan Desember 2023 sebagai amanat konstitusi," kata Arya dalam video klarifikasinya.

Arya juga menjelaskan bahwa video tersebut sedang membahas terkait adanya informasi bahwa airport I Gusti Ngurah Rai termasuk salah satu airport terburuk di dunia bersama beberapa airport lain di Indonesia.

Sehingga, ia pada saat itu sedang memberikan arahan kepada kepala serta petugas Bea Cukai.

"Maka dari itu saya ingin menyampaikan bahwa terkait dengan video viral yang beredar di masyarakat bahwa video yang beredar adalah video yang telah dipotong oleh sejumlah media atau pun oleh orang yang tidak bertanggungjawab," kata Arya.

Pertama, meminta kepada kepala serta petugas Bea Cukai untuk mendahulukan putra putri daerah Bali agar menjadi staf di bagian terdepan yang menyambut para tamu setelah mendarat di Bali.

"Kedua, kami sampaikan bahwa saat itu kami memberikan arahan kepada petugas bea cukai yang hadir dan juga pimpinan bea cukai untuk, yang pertama, jika memungkinkan untuk bisa diprioritaskan putra-putri terbaik dari Bali untuk menjadi staf di bagian terdepan atau frontliner yang menyambut para tamu setelah mendarat pesawat di airport Ngurah Rai.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved